SOKOGURU - Sebuah kisah haru datang dari Sumitro (55), mantan karyawan pabrik di Kediri yang mendadak viral di media sosial.
Mengutip akun tiktok @tips.bisnis.pemula berjudul BANYAK ORANG TIDAK MENYADARI HAL INI, disebutkan, Sumitro sudah mengabdi selama 30 tahun ini, kini harus menelan pil pahit setelah memasuki masa purnatugas dari pekerjaannya.
Baca Juga:
Dulunya, Sumitro merasa hidupnya sudah sangat aman karena gaji bulanan yang selalu masuk tepat waktu ke rekeningnya.
Setiap hari ia bekerja layaknya mesin, mulai dari berangkat kantor, gajian, hingga membayar kebutuhan tanpa rasa khawatir sedikit pun.
Namun, segalanya berubah total ketika masa pensiun tiba dan ia kehilangan sumber penghasilan utamanya secara mendadak.
Tabungan yang ia kumpulkan perlahan menipis, sementara ia tidak memiliki keahlian lain untuk menyambung hidup di hari tua.
Sumitro menyadari bahwa selama ini ia hanya menukar waktu dan tenaga demi uang, tanpa memikirkan aset masa depan yang produktif.
Ia sempat mencoba peruntungan di dunia bisnis, namun mentalitas sebagai karyawan membuatnya kaget dengan proses usaha yang panjang.
"Kalau saja saya dulu sudah mulai bisnis kecil-kecilan sejak masih muda, pasti saya nggak akan sekaget ini," gumam Sumitro lirih.
Penyesalan memang datang terlambat, kini pria paruh baya ini harus bekerja serabutan, mulai dari buruh panen hingga kuli proyek.
Kisah ini pun memantik beragam komentar dari warganet, salah satunya akun Fionaaa yang setuju pentingnya memiliki penghasilan sampingan.
"Suamiku tak suruh sambil bisnis kecil2n..klo sewaktu2 di phk ga bingung..saat pensiun msh ada pekerjaan sampingan," tulisnya di kolom komentar.
Ada juga Ichwa Erico yang menyarankan investasi aset. "Harusnya dia dlu beli aset yg menghasilkan uang tiap bulan..seperti kosan atau ruko."
Melalui pengalamannya, Sumitro berpesan agar para pekerja mulai merintis usaha sedini mungkin meski masih berstatus sebagai karyawan aktif.
Memulai dari skala kecil jauh lebih baik daripada tidak sama sekali, agar saat pensiun nanti, kondisi finansial tetap terjaga stabil.
Bagi Anda yang ingin memulai, terdapat resep produk home industry praktis yang bisa menjadi langkah awal merintis bisnis mandiri.
Kesempatan ini terbatas, jangan sampai masa tua Anda penuh kecemasan karena tidak memiliki pegangan ekonomi yang kuat sejak sekarang. (*)