SOKOGURU, BANDUNG- Sebanyak 600-an pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) masih mengantre untuk dapat menampilkan produk mereka di Galeri Patrakomala, Jalan Braga, Bandung.
Untuk itu, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bandung menggelar kurasi produk UMKM. Kegiatan itu merupakan upaya mendorong UMKM Kota Bandung agar terus berkembang dan naik kelas.
Demikian disampaikan Ketua Harian II Dekranasda Kota Bandung, Heni Smith di Galeri Patrakomala, Kamis, 12 Februari 2026.
Baca juga: UMKM Bandung Dipuji Malaysia: Produk Perempuan Kreatif Tembus Pasar Internasional!
“Patrakomala ini memang didedikasikan untuk para UMKM supaya naik kelas. Pergantian dilakukan setiap tiga bulan agar semua kebagian, tapi tentu tidak sembarangan. Hanya produk yang sudah lulus kurasi yang bisa ditampilkan, ujarnya seperti dikutip Diskominfo Kota Bandung.
Galeri Patrakomala, sambung Heni, menjadi etalase khusus produk UMKM Kota Bandung. Pergantian produk dilakukan setiap tiga bulan, karena itu sekitar 600 UMKM mengantre untuk dapat menampilkan produknya.
Pada kurasi kali ini, ujarnya, sebanyak 60 produk kategori kriya dan makanan diseleksi, mulai dari batik, tumbler, produk dari teman-teman difabel, hingga makanan. Penilaian tidak hanya dari sisi tampilan, tetapi juga potensi penjualan.
Baca juga: UMKM Bandung Siap Go Internasional, Dekranasda Hadirkan Galeri Strategis di Braga
“Kita pilih dan beri masukan supaya produknya tidak hanya cantik, tapi juga laku. Produk akan dipajang selama tiga bulan dan tetap kita bina agar bisa masuk ke pasar yang lebih luas,” tambahnya.
Sejauh ini, sejumlah produk yang cukup diminati pengunjung antara lain batik kombinasi dengan harga terjangkau, busana etnik, serta berbagai produk makanan.
Melalui kurasi ini, Dekranasda Kota Bandung berharap Galeri Patrakomala menjadi ruang display sekaligus pembinaan berkelanjutan bagi UMKM agar semakin kompetitif. (SG-1)