SOKOGURU, BANDUNG- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung menyebut Sektor pariwisata di kota itu menunjukkan tren pertumbuhan yang positif.
Menanggapi laporan BPS tersebut, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menilai kinerja sektor pariwisata Kota Bandung memang menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah sempat mengalami tekanan sepanjang tahun sebelumnya
Menurutnya, pariwisata Kota Bandung sempat menghadapi dua pukulan besar, yakni kebijakan efisiensi anggaran di awal tahun serta penurunan kunjungan pada periode Ramadan dan Idulfitri.
Baca juga: Inflasi Kota Bandung 2025 Terendah Kelima di Jawa Barat, BPS Sebut Wisata dan Hotel Terus Menguat
Selain itu, gangguan keamanan pada akhir Agustus juga berdampak terhadap performa pariwisata, khususnya pada September.
“Namun, dalam tiga bulan terakhir kita melihat tren kebangkitan,” ujarnya di Balai Kota Bandung, seperti dikutip Diskominfo Kota Bandung, Selasa, 6 Januari 2026.
Meski data resmi kunjungan wisatawan masih dalam proses finalisasi, sambung Farhan, indikasi pertumbuhan terlihat dari meningkatnya aktivitas ekonomi, okupansi, serta geliat berbagai event di Kota Bandung.
Baca juga: Pemkot Bandung Dukung Penuh Pasar Seni ITB 2025, Siap Angkat Pariwisata dan Kreativitas Kota
Ia menyebut dari sisi makro ekonomi, laju pertumbuhan ekonomi Kota Bandung tercatat 4,99% pada triwulan I, meningkat menjadi 5,43% pada triwulan II, dan berada di angka 5,26% pada triwulan III.
Farhan berharap, capaian tersebut dapat dijaga sehingga rata-rata pertumbuhan ekonomi tahunan berada di atas 5%.
“Ini menjadi modal awal, semacam papan loncat, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat ke depan,” ujarnya.
Baca juga: Nikmati Sensasi Skyward Project, Isi Liburan Seru Antimainstream di Kota Bandung
Ia menuturkan, sektor pariwisata, budaya, olahraga, serta event kreatif akan terus didorong sebagai sektor unggulan penggerak ekonomi Kota Bandung.
Terkait olahraga, sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, mengatakan Bandung memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata olahraga.
Hal itu disampaikannya ketika acara Peluncuran Offisial dan jersey Satria Muda Pertamina Bandung musim 2026 di GOR C-Tra Arena, Jalan Cikutra, Senin, 5 Januari 2025.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi penguatan posisi Kota Bandung sebagai pusat industri olahraga dan sport tourism nasional,” ujarnya.
Pada acara itu turut hadir Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan serta jajaran pemangku kepentingan olahraga dan industri pendukungnya.
“Beberapa bulan terakhir kami dorong kuat industri olahraga sebagai ekosistem ekonomi. Dalam Indonesia Sport Summit kemarin, seluruh pemangku kepentingan sepakat bahwa olahraga dan pariwisata olahraga bisa menjadi mesin pertumbuhan baru,” ujar Erick Thohir. (SG-1)