SOKOGURU, PALEMBANG- Untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah bersama kementerian dan lembaga terkait terus memperkuat pengawasan di lapangan.
Kali ini, Satuan Tugas (Satgas) Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Pusat menyasar Palembang, Sumatra Selatan dengan
Memantau langsung Pasar Lemabang, Kota Palembang, Minggu, 8 Maret 2026).
Baca juga: Tinjau Langsung Pasar di Lampung dan Papua, Bapanas Sebut Pasokan Pangan Aman pada Ramadan
Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan pokok strategis tetap aman serta harga di pasar tetap terkendali menjelang dua momentum hari besar keagamaan tersebut.
Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Ketua Pelaksana Satgas Pangan, I Gusti Ketut Astawa, mengatakan hal itu, dalam keterangan resmi Bapanas, Senin, 9 Maret.
“Pemantauan langsung dilakukan untuk memastikan kondisi riil di lapangan menjelang hari besar keagamaan nasional. Pemantauan ini penting untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar serta stok tetap tersedia di pasar. Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang wajar menjelang Idulfitri,” katanya.
Baca juga: Kepala Bapanas Amran: Pelaku Usaha jangan Mainkan Harga Pangan dan Manfaatkan momentum Ramadan
Ia menambahkan, pemerintah terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak guna menjaga keseimbangan pasokan dan harga di tingkat konsumen.
Pemerintah bersama kementerian dan lembaga terkait, sambungnya, akan terus melakukan pengawasan secara intensif di berbagai daerah. Selain itu, intervensi pasar juga akan diperkuat melalui penyaluran beras SPHP, gerakan pangan murah, serta fasilitasi distribusi pangan.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, sejumlah harga komoditas pangan di Pasar Lemabang terpantau relatif stabil. Harga cabai rawit merah berkisar Rp75.000 hingga Rp85.000 per kilogram,
sedangkan cabai keriting dijual Rp40.000 hingga Rp50.000 per kilogram. Bawang merah tercatat Rp41.000 per kilogram dan bawang putih Rp38.000 per kilogram.
Baca juga: Program Intervensi Pangan Terbukti Ampuh, Bapanas: Tren inflasi Pangan Melandai Jelang Ramadan
Sementara itu, harga daging sapi berada di kisaran Rp120.000 hingga Rp140.000 per kilogram, tergantung kualitas. Daging ayam dijual sekitar Rp38.000 per kilogram, sedangkan telur ayam ras Rp29.000 per kilogram.
Untuk komoditas beras, beras premium dijual Rp74.000 per lima kilogram, sedangkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Rp59.000 per lima kilogram.
Harga gula curah tercatat Rp17.500 per kilogram dan gula kemasan Rp18.500 per kilogram. Adapun minyak goreng Minyakita dijual sekitar Rp15.700 per liter.
Pada kesempatan yang sama, Satgas Pangan Polri, Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho, mengatakan, secara umum pasokan pangan di Pasar Lemabang masih aman dengan distribusi yang berjalan lancar dan harga sebagian besar sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Penjualan (HAP).
“Secara umum pasokan bahan pokok di Pasar Lemabang aman dan harga relatif terkendali,” katanya.
Zain menambahkan, harga cabai rawit merah memang masih berada di atas HAP, namun saat ini mulai menunjukkan tren penurunan.
Satgas Pangan juga mengingatkan pedagang dan pengecer agar menjual bahan pokok sesuai dengan HET maupun HAP. Masyarakat juga diminta melaporkan apabila menemukan praktik penjualan bahan pokok di atas ketentuan harga yang berlaku.
“Jika masyarakat menemukan pedagang menjual bahan pokok di atas HET atau HAP, dapat melaporkan melalui hotline Satgas Pangan agar segera ditindaklanjuti,” imbuhnya.
Di sisi lain, Perum Bulog wilayah Sumatera Selatan menyatakan siap menyuplai beras SPHP dan minyak goreng Minyakita kepada para pedagang guna menjaga stabilitas harga di pasaran.
Bulog juga mengingatkan pedagang untuk menjadi mitra Bulog dengan melengkapi persyaratan administrasi seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) agar distribusi pasokan pangan dapat lebih optimal. (SG-1)