SOKOGURU, JATINANGOR- Sebanyak 283 orang orang atau 57 Tim Ekspedisi Patriot Unpad 2025 yang terdiri dari 57 dosen, 106 mahasiswa, dan 120 alumni akan berangkat ke kawasan transmigrasi di pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.
Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, dan Rektor Universitas Padadjaran, Prof. Arief S. Kartasasmita, melepas keberangkatan tim tersebut di Grha Kandaga Unpad Jatinangor, Jumat 22 Agustus 2025.
“Kita melepas para patriot ilmu pengetahuan, bukan hanya mahasiswa dan alumni (fresh graduated) tetapi juga dosen, peneliti dan Guru Besar. Mereka semua akan berangkat ke kawasan transmigrasi, membawa ilmu, membawa rasa ingin tahu, membawa tekad untuk mengubah data menjadi kebijakan, dan kebijakan menjadi kesejateraan rakyat,” ujar Menteri. Menteri Iftitah, dalam rilis Unpad, Sabtu, 23 Agustus 2025.
Baca juga: Pesan Wagub Jabar kepada Mahasiswa KKN Unpad: Berdayakan Masyarakat, Bangun Desa di Lokasi
Menurut menteri yang baru saja meraih gelar Doktor dari FISIP Unpad itu menjelaskan, tim ekspedisi patriot ini adalah tim advance (tim pendahulu) dari Transmigrasi Patriot.
Tugas atau misi mereka adalah melakukan riset dan pemetaan potensi ekonomi. Menurutnya, pembangunan harus berdasarkan data dan riset, bukan berdasarkan asumsi.
“Melalui Tim Ekspedisi Patriot kita membuktikan bahwa pembangunan Indonesia harus dilandasi dengan cara berpikir baru yang berbasis riset, data dan ilmu pengetahuan. Pembangunan tidak bisa lagi berdiri di atas asumsi,”imbuhnya.
Baca juga: Dukung Program Dokter Desa, Unpad Berkolaborasi dengan FK UGJ Cirebon, Unisba dan UK Maranatha
Pada kesempatan tersebut, Menteri Transmigrasi mengucapkan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika Unpad yang telah memberi teladan bahwa kampus tidak boleh hanya menjadi ‘menara gading’, kampus harus hadir di tengah rakyat dan memberi dampak positif kepada masyarakat.
“Kita akan berjalan di sawah dan ladang, kita akan berbicara dengan petani, nelayan dan warga desa, kita akan membaca tanah, air, hutan dan pasar, lalu menuliskan temuan itu untuk bangsa,” ujarnya.
Di acara yang sama, Prof. Arief S. Kartasasmita mengatakan, Unpad merasa bangga dan terhormat dapat ikut serta dalam kegiatan Tim Ekspedisi Patriot ini.
“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini dapat menjadi sumbangsih Unpad demi kemajuan negara ini, membantu pemerintah menyelesaikan permasalahan bangsa, serta dapat memberikan pengembangan pada ilmu yang selama ini dikembangkan di perguruan tinggi,” ujarnya. (SG-1)