SOKOGURU - Bukan Cuma Kombucha, Ini 4 Minuman Probiotik yang Lagi Tren di Daily Life Gen Z, Bikin Usus Happy!
Siapa sih yang nggak tahu kombucha? Minuman fermentasi ini sudah lama jadi "ikon" gaya hidup sehat bagi banyak anak muda.
Botol kacanya yang estetik dengan rasa asam manis segar sering banget seliweran di konten daily life Gen Z, mulai dari kafe hingga meja kerja.
Tapi tahu nggak, ternyata kombucha bukan satu-satunya pilihan kalau kamu mau cari asupan probiotik tinggi buat menjaga kesehatan pencernaan harian.
Dalam rutinitas yang padat, ada lho beberapa jenis minuman lain yang punya manfaat serupa, bahkan kandungannya bisa setara tergantung proses fermentasinya.
Ahli diet dan penulis kesehatan, Merve Ceylan, menyebutkan kalau minuman seperti kefir atau buttermilk punya peran yang sangat besar bagi kesehatan usus kita.
“Kombucha adalah minuman probiotik yang dibuat dengan memfermentasi teh dengan probiotik,” tulis Ceylan dikutip dari Health, Jumat (16/1/2026).
Baca Juga:
Kenapa Probiotik Jadi Primadona Gaya Hidup?
Di tengah pola hidup yang serba cepat, sering jajan sembarangan, hingga hobi ngopi berlebihan, masalah pencernaan memang jadi isu yang makin sering dibahas.
Probiotik sendiri merupakan mikroorganisme hidup yang bisa kasih manfaat luar biasa, terutama buat menjaga keseimbangan bakteri baik yang ada di perut kita.
Nah, minuman fermentasi jadi favorit karena praktis banget. Bisa diteguk kapan saja tanpa merasa seperti sedang minum obat yang rasanya pahit atau aneh.
Tapi perlu diingat, kandungan probiotik tiap minuman itu beda-beda. Semua tergantung bahan dasar, waktu fermentasi, hingga jenis bakteri yang digunakan.
Berikut ini adalah empat minuman probiotik yang lagi naik daun dan wajib kamu coba biar pencernaan makin lancar.
1. Kefir Susu, Tekstur Creamy Mirip Yogurt
Buat kamu yang suka sensasi creamy, kefir susu bisa jadi pilihan oke. Minuman ini berbahan dasar susu dan butiran kefir yang teksturnya mirip yogurt cair.
Banyak penelitian membuktikan kalau rajin minum kefir susu bisa bantu menaikkan jumlah bakteri baik di usus agar sistem imun tubuh tetap terjaga maksimal.
Nggak cuma probiotik, kefir susu juga kaya protein dan nutrisi penting. Cocok banget dijadikan menu sarapan kilat atau pendamping setelah makan siang.
Baca Juga:
2. Kefir Air, Solusi Segar Bagi Vegan
Bagi Gen Z yang menghindari produk hewani atau susu, kefir air adalah alternatif yang paling pas. Bahannya cuma air, gula, serta ragi dari butiran kefir.
Selama proses fermentasi, bakteri akan "memakan" gula tadi dan menghasilkan sensasi soda alami yang menyegarkan saat diteguk di siang hari yang panas.
Rasanya jauh lebih ringan dan bisa kamu campur dengan potongan buah segar atau rempah-rempah biar rasanya makin variatif dan nggak membosankan.
3. Buttermilk, Si Gurih yang Kaya Nutrisi
Mungkin kamu lebih kenal dengan sebutan takra. Buttermilk adalah susu fermentasi yang mengandung bakteri asam laktat (LAB), jenis probiotik yang sangat umum.
Selain buat pencernaan, buttermilk mengandung kalsium, protein, dan vitamin A. Rasanya yang cenderung ringan bikin minuman ini enak banget jadi teman makan.
4. Jus Probiotik yang Praktis
Sekarang banyak juga jus buah atau sayur yang sudah ditambahkan probiotik. Ini jadi opsi bagi mereka yang punya alergi susu atau intoleransi laktosa.
Tapi, kamu harus tetap mindful ya! Cek lagi label kemasannya karena kadang kandungan gulanya jauh lebih tinggi dibanding minuman probiotik berbasis susu.
Berapa Sih Takaran yang Pas?
Memang takaran probiotik dalam minuman nggak bisa kita lihat pakai mata telanjang. Semua bergantung pada proses pengolahan hingga cara penyimpanannya.
Biasanya, ada takaran tertentu agar manfaat kesehatannya benar-benar terasa di tubuh dan nggak cuma sekadar jadi tren minuman kekinian yang lewat saja.
“Mengonsumsi setidaknya 10⁶–10⁷ unit pembentuk koloni per mililiter (CFU/mL) setiap hari direkomendasikan untuk mendapatkan manfaat kesehatan,” tulis Ceylan.
Namun ingat, jangan berlebihan ya! Kalau terlalu banyak, perut kamu malah bisa kembung atau terasa penuh gas yang bikin aktivitas jadi nggak nyaman.
Tips Memilih Minuman Probiotik
Nggak semua produk fermentasi itu mengandung probiotik hidup. Ada produk yang lewat proses pasteurisasi sehingga mikroorganismenya justru mati sebelum diminum.
Makanya, rajin-rajin baca label dan cari tulisan “kultur hidup dan aktif”. Perhatikan juga tambahan gula dan pastikan simpan di kulkas agar bakteri tetap hidup.
Tren sehat ala Gen Z ini bukan cuma soal gaya-gayaan, tapi langkah kecil buat investasi kesehatan usus jangka panjang. Yuk, mulai pilih minumanmu sekarang! (*)