SOKOGURU - Intip Simulasi Cicilan KUR BRI 2026: Plafon Mikro hingga KUR Kecil, Cek Mana yang Paling Menguntungkan!
Kabar gembira bagi pelaku usaha, simulasi cicilan KUR BRI 2026 kini hadir dengan skema yang kian memudahkan dalam mengatur rencana keuangan modal usaha.
Bagi Anda yang mengincar KUR Mikro di angka Rp10 juta sampai Rp50 juta, sistem angsuran tetap menjadi andalan utama agar kantong tidak jebol tiba-tiba.
Lewat skema ini, setoran bulanan yang terdiri dari pokok serta bunga dipastikan sama persis setiap bulannya tanpa ada perubahan mendadak di tengah jalan.
Baca Juga:
Langkah ini jelas membantu pedagang kecil menjaga arus kas tetap aman, sehingga fokus jualan tak terganggu oleh urusan lonjakan tagihan yang bikin pusing.
Ambil contoh nyata dalam video simulasi, jika pinjam Rp10 juta tenor 2 tahun, cicilan dihitung lewat skema flat dengan bunga super rendah hanya 6% saja.
Angka cicilan tersebut dirasa sangat enteng bagi UMKM, terutama yang pendapatan usahanya masih bersifat harian atau mingguan agar tetap bisa menyisih modal.
Perbedaan Skema Bunga di KUR Kecil
Namun jika butuh dana besar, KUR Kecil dengan plafon Rp100 juta hingga Rp500 juta menggunakan hitungan berbeda, yakni memakai sistem bunga efektif bulanan.
Sistem bunga efektif ini menyesuaikan sisa pokok pinjaman Anda, sehingga semakin lama tenor diambil, beban cicilan terasa makin ringan bagi pengusaha.
Rata-rata pemilik pabrik atau produksi besar lebih memilih tenor 36 bulan demi menjaga operasional tetap stabil tanpa terbebani angsuran yang terlalu gemuk.
Baca Juga:
Strategi Pilih Tenor: Singkat atau Lama?
Memilih durasi angsuran atau tenor di KUR BRI 2026 bukan sekadar urusan waktu, melainkan strategi jitu agar bisnis terus berjalan lancar tanpa hambatan.
Tenor pendek memang bikin total bunga jadi sangat irit, namun risikonya Anda harus siap merogoh kocek lebih dalam untuk bayar cicilan bulanan yang tinggi.
Sebaliknya, pilih tenor panjang bikin napas usaha lebih lega karena cicilan murah, walau jika dihitung total, bunga yang dibayar jadi sedikit lebih banyak.
Kuncinya adalah teliti melihat kondisi dapur usaha masing-masing, jangan sampai memaksakan diri yang akhirnya malah mengganggu perputaran uang di lapangan.
Apabila pendapatan harian sudah sangat kuat, ambil tenor pendek jauh lebih baik. Tapi jika usaha baru merintis, tenor lama adalah solusi ruang bernapas.
Tips Naik Plafon di Pinjaman Berikutnya
Satu hal yang wajib diingat adalah disiplin membayar, karena rekam jejak kredit yang bersih menjadi tiket emas untuk mendapatkan modal lebih besar nantinya.
Jika Anda rutin bayar tepat waktu, pihak bank tidak akan ragu memberikan pinjaman ulang dengan plafon jauh lebih tinggi untuk ekspansi bisnis masa depan.
Namun waspadalah, sekali saja Anda sering nunggak atau telat setor, penilaian bank bakal anjlok dan akses modal di masa depan otomatis akan tertutup rapat.
Maka dari itu, hitunglah kemampuan bayar secara matang sebelum ajukan pinjaman, jangan hanya melihat besarnya uang yang bakal diterima di awal pengajuan.
KUR BRI 2026 tetap jadi primadona solusi modal rakyat, asalkan digunakan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan ekonomi keluarga dan masyarakat luas. (*)