Tekan Harga Bawang Putih Jelang Ramadan, Kemendag Segera Lakukan Impor

Alokasi kebutuhan impor bawang putih untuk tahun 2025 diperkirakan mencapai 550.000 ton.  Saat ini, persetujuan impor yang baru diterbitkan 226.101 ton. 

Author Oleh: Deri Dahuri
25 Februari 2025

Kwmendag memastikan pada Maret 2025 mendatang, pasar akan segera dibanjiri 21.000 ton bawang putih, dan pada April 2025 akan ada tambahan 14.600 ton (Ist/agroindonesia)

JAKARTA, Sokoguru-Kementerian Perdagangan (Kemendag) merespons lonjakan harga bawang putih yang mencatatkan angka Rp 40.107 per kg di Pulau Jawa menjelang bulan Ramadan 2025. 

Staf Ahli Kemendag, Tommy Andara, menjelaskan bahwa kenaikan harga ini telah dikoordinasikan dengan importir untuk segera merealisasikan persetujuan impor (PI) guna mengatasi kelangkaan pasokan.

Tommy menyatakan dalam Rakor Pengendalian Inflasi, Senin (24/2), bahwa Kemendag telah mengimbau pemegang PI untuk mempercepat realisasi impor.

Baca juga: Pemkot Bandung Gelar Gerakan Pangan Murah Menjelang Ramadan

 “Kami pastikan pada Maret 2025 mendatang, pasar akan segera dibanjiri 21.000 ton bawang putih, dan pada April 2025 akan ada tambahan 14.600 ton,” ujar Tommy.

Berdasarkan data yang disampaikan, alokasi kebutuhan impor bawang putih untuk tahun 2025 diperkirakan mencapai 550.000 ton. 

Saat ini, PI yang baru diterbitkan mencapai 226.101 ton. 

Baca juga: Wakil Walkot Bandung Ajak Sambut Ramadan dengan Keimanan dan Ibadah yang Lebih Baik

Meski demikian, Kemendag mengakui bahwa banyak importir yang masih belum merealisasikan impor, sebagian besar karena kebijakan penyaluran bawang putih yang ditetapkan sebesar 20% untuk operasi pasar selama Ramadan dan Lebaran 2025.

Importir Segera Realisasikan Impor Bwang Putih

Untuk itu, Tommy mengumpulkan para importir yang sudah memiliki PI dan meminta mereka untuk segera merealisasikan impor agar pasokan bawang putih dapat stabil dan harga dapat terkendali.

Dengan turunnya harga bawang putih, diharap akan berdampak positif bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergantung pada bahan pokok tersebut.

Baca juga: Pj Gubernur DKI Jakarta Pantau Pasar Santa, Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan

Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebelumnya mencatat bahwa harga bawang putih di Pulau Jawa telah mencapai Rp 40.107/kg, sementara di wilayah Indonesia Timur harga bahkan menembus Rp 52.333/kg. 

Kenaikan ini tentu berpengaruh pada biaya operasional UMKM, terutama yang bergerak di sektor kuliner dan perdagangan bahan pangan. (SG-2)