SOKOGURU - Modal Tarik Keju Mozzarella Bisa Makan Gratis? Ide Marketing Jenius Ini Langsung Viral Ditonton Jutaan Orang!
Dunia kuliner memang nggak pernah kehabisan cara unik buat narik perhatian pelanggan di media sosial.
Baru-baru ini, sebuah ide marketing kreatif dari sebuah gerai pizza mendadak jadi perbincangan hangat netizen.
Strategi yang digunakan sebenarnya sederhana, namun sangat efektif mengundang rasa penasaran publik untuk datang berkunjung.
Baca Juga:
Melansir ide marketing dari unggahan @nelsongani_ berjudul "Ide jenius marketing untuk restoran, dengan cara bikin challange!", teknik ini terbukti ampuh.
Restoran tersebut hanya menjual menu pizza keju mozzarella yang punya tekstur sangat elastis saat ditarik.
Keunikan utamanya adalah keju tersebut bisa ditarik panjang hingga mencapai jarak satu meter tanpa terputus.
Melihat potensi tersebut, sang pemilik restoran pun berinisiatif membuat sebuah tantangan atau challenge menarik bagi pembeli.
Aturannya simpel, siapa saja pembeli yang bisa menarik keju pizza tersebut hingga sepanjang 180 cm akan diberikan hadiah.
Hadiahnya pun nggak main-main, pelanggan yang berhasil menaklukkan tantangan tersebut bakal mendapatkan pizza secara gratis.
"Restoran ini punya ide marketing yang jenius banget. Dia cuma jualan pizza keju mozzarella yang bisa ditarik sampai 1 meter tapi langsung jadi viral banget. Pembeli yang bisa tarik keju ini sampai 180 cm bakalan dapetin pizza ini secara gratis," ungkap kutipan dalam konten tersebut.
Efek dari tantangan ini luar biasa, karena konten videonya berhasil menembus angka kurang lebih 70 juta penonton.
Anda pun bisa menerapkan strategi serupa untuk mengembangkan bisnis kuliner sendiri dengan memberikan sentuhan challenge.
Tujuannya jelas, agar orang-orang merasa tertantang untuk mencoba dan akhirnya memutuskan untuk membeli produk Anda.
Jika di daerah Anda belum ada kompetitor yang melakukan hal serupa, ini adalah peluang besar untuk menjadi yang pertama.
Strategi ini tergolong murah namun memiliki dampak branding yang sangat kuat di era digital seperti sekarang. (*)