Sebutir Harapan di Pasigaran: Saat Suapan di Nampan Logam Desa Citeureup Bicara Soal Masa Depan

Kabar gembira untuk warga Dayeuhkolot! Kadin Kabupaten Bandung resmi luncurkan SPPG ke-26. Program Makan Bergizi Gratis bukti nyata kolaborasi lintas sektor.

Author Oleh: Cikal Sundana
18 Februari 2026
<p>Potret hangat Ketua Kadin Kabupaten Bandung, Boni Anggara, saat mendampingi tunas bangsa di Desa Citeureup menikmati sajian di Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) SPPG ke-26. Bukan sekadar seremoni, ini adalah bukti nyata komitmen Kadin sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menjamin nutrisi generasi masa depan.</p>

Potret hangat Ketua Kadin Kabupaten Bandung, Boni Anggara, saat mendampingi tunas bangsa di Desa Citeureup menikmati sajian di Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) SPPG ke-26. Bukan sekadar seremoni, ini adalah bukti nyata komitmen Kadin sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menjamin nutrisi generasi masa depan.

SOKOGURU, SOREANG - Riuh rendah Lapangan Pasigaran, Desa Citeureup, mendadak luruh dalam satu momen khidmat di atas panggung sederhana. 

Di bawah naungan backdrop biru bertuliskan "Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)", Boni Anggara, Ketua Kadin Kabupaten Bandung, tampak menanggalkan sejenak atribut formalnya. 

Mengenakan kemeja putih bersih dengan logo Kadin di dada, ia membungkuk kecil, memusatkan perhatian sepenuhnya pada nampan logam di hadapan seorang siswi kecil berkerudung merah.

Pemandangan ini bukan sekadar seremonial gunting pita. Foto tersebut menangkap ketulusan saat Boni berinteraksi langsung, memastikan bahwa menu yang disajikan bukan hanya mengenyangkan, tapi benar-benar memenuhi standar nutrisi bagi tunas-tunas bangsa di Kecamatan Dayeuhkolot. 

Di sekelilingnya, kilatan lampu kamera ponsel dari warga dan petugas berbaju batik serta seragam TNI menciptakan bingkai antusiasme—sebuah potret kolaborasi lintas sektor yang nyata.

Peristiwa pada Selasa, 17 Februari 2026 ini menandai babak baru dengan hadirnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke-26 binaan Kadin Kabupaten Bandung. 

Di tengah senyum ramah Boni dan wajah polos anak-anak penerima manfaat, tersirat sebuah pesan kuat: bahwa masa depan Kabupaten Bandung yang lebih sehat sedang dirajut hari ini, satu suapan bergizi di satu waktu.

“Alhamdulillah, Kadin membuktikan diri sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bandung untuk membantu Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati membuka Dapur MBG. Dari total 31 SPPG, yang sudah launching sebanyak 26,” ujar Boni.

Skema Ramadan

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bandung mulai mematangkan strategi distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjelang Ramadhan.

Langkah ini diambil guna memastikan kebutuhan gizi masyarakat tetap terpenuhi meski dalam suasana puasa, dengan menyiapkan dua kategori menu yang berbeda.

Ketua Kadin Kabupaten Bandung, Boni Anggara, menjelaskan bahwa pihaknya telah merancang skema menu basahan dan menu keringan untuk para penerima manfaat.

Strategi ini bertujuan agar distribusi makanan tetap efektif dan tepat sasaran bagi kelompok ibu hamil, menyusui, hingga para siswa sekolah di wilayahnya.

“Selama Ramadan, ada dua skema. Pertama menu basahan yang tetap kami distribusikan kepada ibu menyusui dan ibu hamil. Selain itu, ada menu keringan untuk anak-anak sekolah,” terang Boni.

Menu basahan diprioritaskan bagi mereka yang tidak berpuasa karena kondisi kesehatan, sementara menu keringan disiapkan untuk menunjang kebutuhan gizi anak sekolah.

Melalui kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Kadin berkomitmen menjaga ritme bantuan pangan bergizi ini agar tidak terputus selama bulan suci nanti.

Kini, warga Kabupaten Bandung bisa lebih tenang karena akses nutrisi tetap terjamin melalui inovasi distribusi yang fleksibel sesuai kebutuhan lapangan.

Bagaimana tanggapan Anda mengenai inovasi menu keringan untuk anak sekolah ini? (*)