SOKOGURU - Bukan Sekadar Jualan Skincare, Brand Ini Viral Usai Gelar Turnamen Paddle di 20 Kota, Intip Strateginya!
Dunia marketing saat ini sedang mengalami perubahan besar, di mana setiap brand dipaksa untuk jauh lebih kreatif agar tetap dilirik konsumen.
Apalagi di tengah persaingan industri skincare yang sudah sangat padat atau red ocean, strategi pemasaran yang unik menjadi kunci utama kemenangan.
Banyak brand kini harus benar-benar mindful dalam merancang kampanye mereka agar mampu menarik audiens berkualitas dan membangun persepsi yang positif.
Melansir dari unggahan akun Instagram @charlizewendy berjudul "Kalian Sadar Gak Sih Tantagan Brand", ada cara-cara elegan untuk menarik awareness tanpa harus terlihat memaksa.
Charlize Wendy menuturkan bahwa kecepatan tren saat ini menuntut brand untuk tidak sekadar ikut-ikutan, melainkan menciptakan dampak yang nyata bagi audiensnya.
Baca Juga:
"Kalian sadar nggak sih kalau di dunia marketing tuh brand sekarang dipaksa buat semakin kreatif?" ujar Charlize dalam unggahan videonya tersebut.
Salah satu contoh sukses yang baru-baru ini menyita perhatian adalah kampanye yang dilakukan oleh brand skincare lokal, Enpure, melalui olahraga paddle.
Mereka sukses menggelar event paddle nasional secara serempak di 20 kota berbeda dengan melibatkan lebih dari seribu peserta yang sangat antusias.
Langkah ini dianggap sangat pintar karena mereka tidak hanya fokus berjualan produk, tetapi juga menciptakan sebuah gerakan yang mencerminkan nilai perusahaan.
Baca Juga:
"Tapi juga bikin sebuah movement yang mencerminkan value mereka," jelas Charlize saat mengomentari strategi branding yang dilakukan oleh Enpure.
Jika menilik media sosialnya, Enpure membawa pesan yang sangat kuat yakni Healthy Skin, Healthy Lifestyle yang diaplikasikan langsung dalam kegiatan fisik.
Event ini menjadi bukti nyata bagaimana ribuan orang bisa berkumpul untuk mempromosikan gaya hidup sehat sembari mengenal lebih dekat produk kecantikan tersebut.
Kejutan tidak berhenti di situ, kabarnya mereka juga tengah bersiap menggelar turnamen paddle wanita terbesar pada bulan Desember mendatang.
Dari fenomena ini, pelaku usaha bisa belajar bahwa brand yang sudah memahami jati dirinya tidak perlu lagi "berteriak" kencang hanya agar bisa didengar.
"Karena pada akhirnya orang tuh nggak cuman beli produk, tapi ceritanya, maknanya dan perasaan yang mereka dapatkan," pungkasnya di akhir video.
Interaksi yang bermakna antara brand dan konsumen inilah yang pada akhirnya membuat sebuah merek menjadi jauh lebih bernilai di mata masyarakat luas. (*)