SOKOGURU, JAKARTA- Masalah seputar hukum Islam yang relevan dengan persoalan generasi (gen) Z akan dibahas dalam program spesial edisi ramadan Fikih Genzi (Fikzi) yang dikelola Fakultas Syariah dan Hukum Uiversitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.
Program Siniar (podcast) Dialektika UIN Jakarta itu meluncurkan program Fikih Genzi (Fikzi) dan bisa diakses melalui akun Youtube Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta.
Hal itu disampaikan Ketua Project Officer Fikih Genzi Edisi Ramadan Siniar Dialektika Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta, Nagieb JIhadil Akbar, dalam laman resmi Kementerian Agama, Kamis, 19 Februari 2026.
Baca juga: Menag Resmikan Alumni Center UIN Jakarta sebagai Pusat Karier dan Pelatihan
“Selama Ramadan, edisi khusus itu akan berlangsung satu bulan penuh membahas seputar hukum Islam yang relevan dengan Gen Z. Konsepnya, membincangkan masalah hukum Islam dengan tema ringan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari Gen Z dengan mengusung tagline Be Sharia, Stay Relevant,” jelasnya di Kampus UIN Jakarta, Rabu, 18 Februari.
Mahasiswa Program Studi Perbandingan Mazhab (PM) itu, kemudian menuturkan, sejumlah tema yang dibahas berdekatan dengan kehidupan Gen Z saat ini.
“Membahas hukum Islam dengan tema yang dekat dengan kehidupan Gen Z dan dibahas oleh GenZ, mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum lintas Prodi,” tambah Nagieb.
Dia menuturkan tema-tema yang dibahas tampak sederhana tetapi penting untuk dipahami oleh Gen Z.
Adapun sejumlah tema yang dibahas antara lain, kesehatan mental, hukum bulu kucing, hukum penggunaan artificial intelligence (AI) untuk akademik, salat saat bepergian, membedakan curhat dan ghibah, hukum pay later, nge-gym sesuai syari, selfie dengan filter, hukum skincare dengan kandungan alkohol, sharing akun netflix, fenomena anxiety, hukum giveway, hukum ngonten di tempat ibadah, hingga hukum film horor.
Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta, Muhammad Maksum, mengapresiasi, inisiasi dan inovasi yang dilakukan oleh para mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta.
Baca juga: Jadi Wadah Inspiratif, Industrial Festival Ajak Gen Z Bangun Masa Depan Industri Nasional
“Kami menyambut positif inisiasi yang dilakukan para mahasiswa melalui siniar Fikih Gen Z edisi Ramadan ini,” ucapnya.
Menurutnya, perosalan hukum Islam perlu didekatkan dengan kehidupan seputar Gen Z sehingga memiliki pemahaman yang tepat dan benar sesuai dengan tuntutan syariah.
“Pesan penting dari program Fikih Gen Z ini, Gen Z tetap bisa relevan mengikuti yang sedang tren, tetapi Gen Z tidak meninggalkan sisi syariahnya,” tutup Maksum. (SG-1)