Modal Sekali Untung Terus, Jasa Mini Playground Milik Kak Nuri Jadi Incaran Orang Tua!

Sanggup tampung 30 anak semalam, usaha kreatif di pusat kuliner ini raup untung melimpah. Simak pengakuan jujur pemiliknya soal modal dan omzet harian yang wow.

Author Oleh: Cikal Sundana
09 Februari 2026
<p>Bisnis Mainan Anak - Bosan jualan makanan? Intip kisah Kak Nuri yang sukses buka bisnis Mini Playground di pusat kuliner. Modal sekali, untung tiap hari dari tarif Rp 10 ribu saja!</p>

Bisnis Mainan Anak - Bosan jualan makanan? Intip kisah Kak Nuri yang sukses buka bisnis Mini Playground di pusat kuliner. Modal sekali, untung tiap hari dari tarif Rp 10 ribu saja!

SOKOGURU - Pernahkah Anda membayangkan meraup untung melimpah setiap malam hanya dengan modal mainan anak? Strategi cerdas ini baru saja viral.

Saat berkunjung ke pusat kuliner malam yang padat, seorang pengunjung justru menemukan lapak yang berbeda dari biasanya dan tampak sangat mencolok.

Dikutip sokoguru.id dari Instagram @ pantauusaha berjudul Buka Usaha Ini Cuan Tiap Hari, bukan jualan makanan atau minuman yang sudah menjamur, seorang wanita justru membuka jasa Mini Playground di tengah keramaian pedagang kaki lima.

Lapak unik ini menarik perhatian karena menerapkan blue ocean strategy, yakni menyasar segmen pasar kecil namun spesifik yang belum ada pesaingnya.

Bisnis ini dianggap sebagai "mesin uang" harian karena setiap orang tua yang membawa anak saat jajan pasti akan melirik wahana bermain tersebut.

"Halo, selamat malam kak. Kak, ini punya kakak ya? Kakak bukanya memang setiap weekend?" tanya sang konten kreator dalam video tersebut.

Nuri, pemilik usaha Mini Playground tersebut, memberikan jawaban yang cukup mengejutkan mengenai jadwal operasional dan fleksibilitas bisnis miliknya.

"Setiap hari kami buka. Ya, kadang pindah ke sana, pindah ke sini. Sesuai tempat," ujar Kak Nuri menjelaskan rutinitas usahanya setiap malam.

Keputusan Nuri memilih bisnis mainan anak di tengah pusat kuliner bukan tanpa alasan, ia melihat celah besar yang tidak dimanfaatkan orang lain.

"Ya, soalnya kan sudah banyak makanan, jajanan-jajanan. Jadi kami pilih ini karena belum ada," ungkap Nuri mengenai alasan utama memilih usaha tersebut.

Meski terlihat sederhana, Nuri mengakui bahwa bisnis ini membutuhkan modal yang lumayan di awal, namun setelahnya tinggal menikmati keuntungan saja.

"Iya, modalnya besar di awal. Setelah itu menikmati hasil. (Untung terus) kecuali hujan ya pak ya," tambah Nuri sembari tersenyum ramah.

Soal pendapatan, Nuri mematok harga yang sangat terjangkau bagi kantong masyarakat, sehingga pelanggan selalu datang silih berganti setiap waktu.

"Satu anak 10 ribu. (Satu malam) bisa 20-an, 30-an anak yang main," jelas Nuri mengenai omzet harian yang didapatnya dari lapak kecil itu.

Dengan tarif Rp10 ribu per anak, Nuri bisa mengantongi ratusan ribu rupiah dalam semalam hanya dengan modal area bermain yang disenangi anak-anak.

Kisah inspiratif Nuri ini menjadi bukti bahwa diferensiasi produk dan keberanian mengambil peluang berbeda bisa mendatangkan cuan yang sangat konsisten. (*)