SOKOGURU, JAKARTA- Masyarakat didorong ikut terlibat dalam praktik ekonomi sirkular di industri parfum. Masyarakat juga diajak meningkatkan kesadaran akan pentingnya konsumsi bertanggung jawab.
Selain itu, penggunaan kemasan ramah lingkungan, serta pemanfaatan kembali material yang berkaitan dengan produk wewangian.
Imbauan itu datang dari Bank Mandiri lewat inisiatif Mandiri Looping for Life (MLFL) yang menghadirkan Circular Fragrance Experience pada ajang Perfume Pop Market 2026, yang digelar di Brickhall Fatmawati, Jakarta, pada 30 Januari hingga 2 Februari 2026.
Baca juga: Bank Mandiri Gandeng Kemenparekraf Gelar Pelatihan Bisnis di Depok, Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas
Demikian disampaikan Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, dalam keterangan resmi Kementerian BUMN, Sabtu, 31 Januari 2026.
“Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya dalam penerapan prinsip keberlanjutan melalui berbagai program inovatif. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut ditunjukkan dengan menghadirkan Circular Fragrance Experience pada ajang Perfume Pop Market 2026,” ujar Adhika, Jumat, 30 Januari.
Partisipasi Mandiri Looping for Life dalam Perfume Pop Market, sambungnya, menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam mengajak publik menerapkan gaya hidup berkelanjutan.
Baca juga: Di LaLaLa Festival 2025, Mandiri Looping for Life, Ajak Generasi Muda Dukung Ekonomi Sirkular
Inisiatif itu juga menjadi langkah poihaknya dalam memperluas aktivitas ekonomi sirkular melalui kerja sama dengan komunitas serta pelaku industri kreatif.
“Melalui Mandiri Looping for Life, kami terus mengembangkan berbagai aktivitas yang mendorong penerapan ekonomi sirkular secara nyata, sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan industri kreatif agar keberlanjutan dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari,” imbuhnya.
Konsep Circular Fragrance Experience sendiri dirancang sebagai pengalaman yang bersifat interaktif dan melibatkan pengunjung secara langsung.
Baca juga: Dorong Ekonomi Sirkular, BRI Luncurkan melalui Program 'Yok Kita GAS'
Dalam rangkaian kegiatan ini, pengunjung dapat menukarkan botol parfum kosong untuk mengikuti berbagai aktivitas, seperti menyaksikan proses pembuatan parfum, mempersonalisasi aroma sesuai karakter pribadi, hingga merancang aksesori dari bahan hasil daur ulang.
Tidak hanya bersifat edukatif, Circular Fragrance Experience juga memberikan manfaat langsung bagi pengunjung.
Dengan menukarkan sejumlah botol parfum kosong, pengunjung berkesempatan memperoleh parfum secara gratis sebagai bagian dari upaya mendorong partisipasi aktif dalam ekonomi sirkular dan menanamkan kebiasaan berkelanjutan dalam aktivitas sehari-hari.
“Melalui pendekatan yang relevan dengan lifestyle urban, program ini menghubungkan isu keberlanjutan dengan pengalaman kreatif dan interaktif yang dekat dengan keseharian masyarakat,” kata Adhika.
Ke depannya, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus menghadirkan program keberlanjutan yang selaras dengan perkembangan gaya hidup masyarakat.
Selain itu, kolaborasi lintas sektor akan terus diperkuat guna memperluas penerapan ekonomi sirkular di berbagai bidang.
“Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan memulai langkah sederhana melalui Circular Fragrance Experience, sebagai bagian dari upaya bersama membangun praktik keberlanjutan yang berdampak,” pungkas Adhika. (SG-1)