SOKOGURU, JAKARTA- Untuk meningkatkan kedaulatan pangan dan mendukung kesejahteraan petani melalui pengelolaan usaha berbasis koperasi, Kementerian Koperasi (kemenkop) menjalin kerja sama dengan Serikat Petani Indonesia (SPI).
Kerja sama tersebut diwujudkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) kedua belah pihak. MoU itu menjadi langkah strategis dalam memperkuat koperasi petani Indonesia.
Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono mengatakan hal itu, dalam keterangan resmi Kemenkop, Jumat, 6 Februari 2026.
“Kami dari Kementerian Koperasi tentu akan mendukung, membina, mendampingi, bahkan membiayai kooperasi-kooperasi yang sudah berdiri di lingkungan SPI,” katanya seusai menandatangani MoU di Kantor Kementerian Koperasi (Kemenkop), Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.
Menteri Ferry pun mengapresiasi langkah SPI dalam memperjuangkan reforma agraria dan kedaulatan pangan. Menurutnya, kerja sama itu tidak hanya bertujuan untuk memperkuat sektor pertanian, tetapi juga menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto mewujudkan kedaulatan pangan.
“Kedaulatan pangan adalah tentang menghasilkan produk pertanian dari dalam negeri, bukan hanya mengandalkan impor. Ini adalah visi yang sejalan dengan semangat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor pangan,” imbuh Ferry.
Baca juga: Koperasi Kelurahan Merah Putih Tukangkayu Diluncurkan, Menkop: Mampu Kembangkan Produk Gula dan Kopi
Sebagai langkah lanjutan dari MoU itu, Kemenkop juga akan mendorong agar kelompok-kelompok usaha yang belum berbentuk koperasi di bawah koordinasi SPI agar segera difasilitasi.
Hal itu, sambung Menkop, akan membuka peluang lebih besar bagi para petani untuk mengelola sumber daya yang ada secara lebih efisien dan berkelanjutan.
Sementara itu Ketua Umum SPI, Henry Saragih, menjelaskan, MoU itu adalah hasil komitmen SPI untuk mendukung dan mengembangkan Koperasi Petani Indonesia yang telah dibentuk sejak 2017.
Baca juga: Kemenkop- Unpad Teken MoU Optimalisasi Kopdes Merah Putih Berbasis Generasi Muda
“Kami berharap dengan adanya Kooperasi Petani Indonesia dapat meningkatkan kehidupan petani di pedesaan dan tentu saja masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Henry juga menegaskan komitmen SPI untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, sebagai prioritas strategis nasional untuk memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan.
Bahkan ia juga mendorong mendorong agar anggota SPI turut menjadi bagian dari Kopdes Merah Putih. Henry meyakini, dengan bergabung menjadi anggota Kopdes Merah Putih, hal ini dapat memperluas jangkauan dan manfaat bagi para petani dan masyarakat di desa.
“Kami percaya bahwa dengan adanya kerjasama ini, kami bisa memperjuangkan kesejahteraan petani dengan lebih baik. Dan Kementerian Kooperasi siap membantu kami untuk mengembangkan lebih banyak koperasi di pedesaan,” jelas Henry.
Turut hadir mendampingi Menkop adalah Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, dan Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Panel Barus. (SG-1)