Kemenkop- Unpad Teken MoU Optimalisasi Kopdes Merah Putih Berbasis Generasi Muda

Tindak lanjut dari kerja sama dengan Unpad akan dijalankan terlebih dahulu di Jawa Barat dengan 4.000 unit Kopdes Merah Putih yang siap beroperasi Maret 2026.

Author Oleh: Rosmery C Sihombing
07 Februari 2026
<p>Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono dan Rektor Unpad, Arief S Kartasasmita menandatangani  Nota Kesepahaman (MoU) </p>

<p> dalam aspek pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pengembangan koperasi. (Dok. Kemenkop)</p>

<p> </p>

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono dan Rektor Unpad, Arief S Kartasasmita menandatangani  Nota Kesepahaman (MoU) 

 dalam aspek pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pengembangan koperasi. (Dok. Kemenkop)

 

SOKOGURU, BANDUNG- Guna mengoptimalisasi operasional dan manfaat dari Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggandeng Universitas Padjadjaran (Unpad).

Hal tersebut, dipastikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Koperasi dan Unpad. Adapun kerja sama yang dilakukan dalam aspek pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pengembangan koperasi.

Hal itu disampaikan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, dalam keterangan resmi Kemenkop, Jumat 6 Fabruari 2026.

Baca juga: Pimpin Evaluasi Nasional Koperasi Desa Merah Putih, Presiden Dorong Penguatan Ekonomi Desa

“Kerja sama ini guna menyukseskan Kopdes Merah Putih yang merupakan program prioritas nasional, dalam hal penyiapan dan pelatihan SDM, dan kolaborasi teknologi yang dihasilkan dari berbagai fakultas di Unpad di bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan juga teknologi terapan,” ujarnya seusai penandatanganan MoU di Bandung, Kamis, 5 Februari. 

"Ini kami harapkan untuk pengembangan mesin-mesin pasca panen, untuk pertanian tanaman pangan serta hortikultura, juga nanti pengembangan teknologi untuk peternakan dan perikanan. Serta pengembangan model bisnis untuk operasionalisasi Koperasi Merah Putih," imbuh Ferry  yang juga Ketua Umum IKA Unpad. 

Selanjutnya, ia menyebut, pihaknya juga akan mengoptimalkan hasil penelitian yang telah dilakukan Unpad agar bisa dikembangkan dan diaplikasikan sebagai kegiatan yang punya fungsi langsung terhadap peningkatan kegiatan operasionalisasi Kopdes Merah Putih.

Baca juga: Percepat Digitalisasi dan Pengawasan Kopdes Merah Putih, Kemenkop Telah Miliki Command Center

Pelibatan perguruan tinggi khususnya Unpad dengan semua kemampuannya, sambung Ferry, dirasa perlu untuk menyukseskan program Kopdes Merah Putih, karena sejatinya fasilitas di desa atau kelurahan tersebut haruslah menciptakan profit, dan bermanfaat untuk anggota dan masyarakat. 

Selain itu kerja sama antara Kemenkop dan Unpad itu, diharapkan bisa mengatasi masalah mendasar di desa.

"Kopdes Merah Putih juga ditujukan untuk membawa nilai-nilai di masyarakat agar muncul lagi, yakni gotong-royong, kebersamaan, kekeluargaan yang sebenarnya itu diharapkan oleh para pendiri bangsa dan para tokoh-tokoh bangsa yang berharap koperasi menjadi soko guru perekonomian nasional," ucapnya.

Baca juga: Kemenkop Gandeng Majelis Rektor PTN Teken MoU Majukan SDM Kopdes Merah Putih

Bahkan, kata Menkop lagi, Kopdes Merah Putih juga kini diarahkan untuk menyasar Gen Z dan milenial, dengan cara membuat berbagai kegiatan yang juga melibatkan pelaku usaha dan pemilik brand lokal hasil kreasi masyarakat termasuk Gen Z dan milenial untuk dijajakan di gerai Kopdes setelah melalui kurasi.

Menkop menambahkan tindak lanjut dari kerja sama dengan Unpad itu, akan dijalankan terlebih dahulu di Jawa Barat, dengan sekitar 4.000 unit Kopdes Merah Putih yang siap beroperasi Maret 2026. Kerja sama tersebut akan dijadikan percontohan bagi operasional Kopdes di daerah lainnya.

"Ke depan mungkin juga kami akan membuka kelas sekitar setahun di Unpad untuk pembekalan pengurus Kopdes Merah Putih guna mengoptimalkan operasionalnya," ucap Menkop.

 

Bantu target kementerian

Sementara itu, Rektor Unpad, Arief S Kartasasmita, mengaku sangat terhormat pihaknya menjadi salah satu mitra kerja sama Kemenkop,dan siap untuk langsung bergerak membantu target kementerian.

“Di antaranya memodernisasi pascapanen di bidang pertanian, perikanan dan peternakan. Hingga menggerakkan generasi-generasi baru untuk bisa lebih paham dan melaksanakan koperasi secara baik,” ujarnya.

"Dalam waktu dekat kami akan menyusun PKS-PKS yang lebih detail dengan dinas terkait dengan kemudian Kementerian Koperasi sendiri. Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama kita dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan berkontribusi secara langsung terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” tambah Arief.

Secara konkret, lanjutnya, Unpad akan membantu dalam riset dan pengembangan untuk memberikan penguatan-penguatan dari sisi keilmuan, khususnya di bidang manajemen, ekonomi, bisnis dan seterusnya, sosiologi dan sebagainya.

Kemudian pengembangan peralatan-peralatan pascapanen, hingga model bisnis baru yang bisa dikembangkan untuk generasi milenial, Gen Z, dan generasi berikutnya seperti bidang pariwisata dengan penguatan-penguatan menggunakan teknologi informasi atau promosi pertanian lewat pengayaan video editing dan lainnya.

"Lalu pelatihan-pelatihan yang mungkin diperlukan untuk manajer-manajer dari koperasi. Nanti kami dengan perguruan tinggi lain bekerja sama untuk bisa menyukseskan dan mengoptimalkan 83.000 Kopdes yang akan dibangun," tuturnya.

Sebelum melaksanakan penandatanganan MoU, dalam kesempatan berkunjung ke Unpad, Menkop Ferry juga menyempatkan diri menghadiri Upacara Wisuda Gelombang II Universitas Padjajaran Tahun Akademik 2025/2026.

Kepada para wisudawan, Ferry menegaskan IKA Unpad berkomitmen memperkuat dukungan bagi alumni, khususnya lulusan baru, melalui berbagai program yang berorientasi pada pengembangan karier dan daya saing di dunia kerja. (SG-1)