MENTERI Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan pentingnya inovasi dalam produksi, manajemen, dan pemasaran bagi pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing di pasar internasional.
Hal ini disampaikan Mendag Budi saat mengunjungi pabrik kain lurik dan produk fesyen berbasis lurik, CV Lurik Prasojo, di Klaten, Jawa Tengah, baru-baru ini.
“Kemampuan mengekspor dan bersaing di pasar global sangat dipengaruhi oleh inovasi yang dimiliki pelaku usaha,” jelasnya.
Baca juga: Pesona Wastra Jawa Barat 2024 Hadirkan Inovasi Kain Tradisional Dipadu Tren Modern
“Untuk itu, Kementerian Perdagangan terus menginisiasi program pelatihan guna meningkatkan daya saing para pelaku usaha, khususnya UMKM,” ujar Mendag Budi.
Fasilitasi UMKM untuk Eksis di Pasar Internasional
Dalam kunjungan tersebut, Mendag Budi mengungkapkan berbagai program pendampingan yang telah dirancang oleh Kemendag untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merambah pasar ekspor.
Kemendag tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga membuka akses pasar melalui partisipasi di pameran internasional dan business matching.
“Kami mempersiapkan UMKM berorientasi ekspor untuk tampil di berbagai pameran internasional dan pekan busana,” ucap Budi.
“Selain itu, kami juga menjadwalkan kegiatan business matching agar produk UMKM dapat lebih dikenal di pasar global,” jelasnya.
Baca juga: Kurangi Sampah Rumah Tangga, TP PKK Jabar Gelar Lomba Pemanfaatan Limbah Kain Perca
Budi juga menyoroti pentingnya menjaga kualitas produk ekspor agar memiliki nilai jual yang tinggi.
Menurutnya, produk dengan standar ekspor tidak hanya kompetitif di pasar internasional, tetapi juga berdaya saing di dalam negeri.
“Jika produk UMKM sudah memiliki kualitas ekspor, maka otomatis mereka juga bisa bersaing di pasar domestik,” katanya.
Mendukung Produk Lokal dengan Cara Kreatif
Dalam kunjungan ke CV Lurik Prasojo, yang telah berdiri sejak tahun 1950, Mendag Budi, turut mendukung promosi produk lokal dengan cara unik.
Ia ikut berjualan secara daring melalui platform live shopping, mempromosikan berbagai produk seperti pakaian dan tas berbahan lurik.
Aksi ini, menurutnya, adalah bentuk dukungan nyata terhadap produk lokal sekaligus langkah untuk meningkatkan visibilitas merek-merek lokal yang kompetitif di pasar global.
Bupati Klaten Sri Mulyani Apresiasi Mendag
Bupati Klaten Sri Mulyani yang turut hadir dalam kunjungan ini menyampaikan apresiasi atas perhatian Mendag terhadap UMKM lokal di Klaten.
Baca juga: 15 IKM Olahan Kelapa dan Tenun Kain Dapat Pendampingan dari Kemenperin
Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Mardyana Listyowati, mendampingi Mendag Budi dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendukung UMKM agar mampu menembus pasar dunia.
Dengan inovasi dan dukungan berkelanjutan, produk-produk lokal diharapkan dapat terus bersaing di kancah internasional. (SG-2)