Raih Sertifikat ISO Baru pada Layanan Mutu, KKP Yakin Ekspor Komoditas Perikanan Tumbuh Positif di 2026

Dengan sertifikat ISO 9001:2015, KKP semakin siap kawal kelancaran ekspor hasil perikanan di 2026. Produk perikanan RI telah menjangkau 147 negara selama 2025

Author Oleh: Rosmery C Sihombing
07 Januari 2026
<p>Per 1 Januari 2026 sebanyak 46 unit pelksana teknis (UPT) KKP di seluruh Indonesia telah bersertifikasi ISO 9001:2015 dan siap melayani sertifikasi mutu untuk ekspor maupun uji mutu ikan sebagai jaminan keamanan konsumen. (Dok. KKP)</p>

Per 1 Januari 2026 sebanyak 46 unit pelksana teknis (UPT) KKP di seluruh Indonesia telah bersertifikasi ISO 9001:2015 dan siap melayani sertifikasi mutu untuk ekspor maupun uji mutu ikan sebagai jaminan keamanan konsumen. (Dok. KKP)

SOKOGURU, JAKARTA- Lembaga sertifikasi independen dunia Quality Assurance International (QAI) mengeluarkan sertifikat baru yakni International Standardization Organization (ISO) 9001:2015 kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di awal tahun 2026.

Sertifikat baru itu untuk ruang lingkup sertifikasi mutu perikanan dan layanan laboratorium penguji mutu hasil perikanan.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP) Ishartini dalam siaran resmi di Jakarta, Selasa, 6 Januari 2026.

Baca juga: Dukung Kelancaran Ekspor Udang RI ke Amerika Serikat, KKP Tambah 17 alat Scanner Radioaktif Baru

"Per 1 Januari 2026 seluruh unit pelaksana teknis (UPT) kami yang berjumlah 46 telah bersertifikasi ISO 9001:2015 di tia-tiap provinsi di Indonesia dan siap melayani sertifikasi mutu untuk ekspor maupun uji mutu ikan sebagai jaminan keamanan konsumen,” terangnya.

Ishartini mengatakan, perolehan sertifikat ISO tersebut menambah kesiapan KKP mengawal kelancaran ekspor hasil perikanan di tahun 2026. Sepanjang 2025, produk perikanan Indonesia telah menjangkau 147 negara meningkat dari tahun sebelumnya di 140 negara. 

Sedangkan dari sisi nilai, ekspor komoditas perikanan dari Januari sampai Oktober 2025 mencapai US$5,07 miliar, atau naik 5,1% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Baca juga: KKP Gandeng Polri Awasi Hasil Perikanan Bebas Radioaktif, Pastikan Aman Dikonsumsi Jelang Nataru

"Sertifikat ISO 9001:2015 yang berhasil diraih Badan Mutu KKP itu meliputi berbagai sertifikasi diantaranya penerbitan SKP (Sertifikat Kelayakan Pengolahan) sebagai prasyarat (prerequisite) mengurus sertifikasi ekspor ikan, SMKHP (Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan), HACCP (Hazard Analytical Critical Control Point) dan pengujian mutu produk perikanan,” imbuh Ishartini.

Sebelumnya, dalam berbagai kesempatan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan, quality assurance yang diterapkan KKP di sepanjang rantai produksi perikanan hulu - hilir untuk memberikan jaminan bahwa produk yang dihasilkan berkualitas, aman serta memperkuat daya saing, keberterimaan dan menjadi champion di pasar global. (SG-1)