SokoBerita

Emas Kuning, Putih, atau Rose Gold: Mana yang Paling Untung untuk Investasi?

Bingung memilih jenis-jenis emas untuk investasi Anda? Simak perbedaan-perbedaan dari emas kuning, emas putih, dan juga rose gold agar tak salah pilih!

By Reihan Adilfhi Tafta Aunillah  | Sokoguru.Id
19 Mei 2025
<p>Ilustrasi emas. Perbedaan investasi emas kuning, putih, dan rose gold. Foto: Freepik.com</p>

Ilustrasi emas. Perbedaan investasi emas kuning, putih, dan rose gold. Foto: Freepik.com

SOKOGURU - Investasi emas bukan hanya soal harga, tapi juga jenis dan komposisi warnanya. Emas kuning, putih, dan rose gold punya karakteristik berbeda yang perlu dipahami.

Emas kuning merupakan bentuk emas paling klasik dan alami. Warnanya berasal dari campuran emas murni dengan perak dan tembaga.

Emas putih tampil modern karena dicampur dengan logam seperti paladium atau nikel. Warna cerahnya sering dianggap lebih elegan dan maskulin.

Rose gold memiliki warna kemerahan dari campuran emas dengan tembaga. Jenis ini lebih populer untuk perhiasan karena tampil romantis dan unik.

Sisi Kemurnian Emas Kuning, Putih. dan Rose Gold

Dari sisi kemurnian, emas kuning cenderung lebih stabil karena menggunakan campuran logam lunak. Hal ini memengaruhi nilai jual jangka panjang.

Emas putih biasanya dilapisi rhodium untuk menjaga kilau putihnya. Namun lapisan ini bisa memudar dan perlu dilapisi ulang, yang menambah biaya perawatan.

Rose gold memiliki keunggulan pada daya tahan karena kandungan tembaganya lebih kuat. Tapi dari segi nilai investasi, ia belum sepopuler emas kuning.

Untuk investasi jangka panjang, emas kuning lebih banyak dipilih karena mudah dijual kembali dan dikenal luas. Nilainya juga lebih stabil di pasaran.

Emas putih dan rose gold lebih sering digunakan untuk perhiasan dibandingkan investasi logam mulia. Nilai jual kembali bisa lebih rendah jika tidak dalam bentuk batangan.

Jika ingin berinvestasi sambil tetap bergaya, emas putih atau rose gold bisa jadi pilihan. Namun, tetap utamakan kejelasan kadar dan sertifikat.

Pastikan membeli dari toko terpercaya atau produsen emas yang teregulasi. Sertifikat keaslian sangat penting untuk semua jenis emas.

Kadar emas (misalnya 24K, 22K, atau 18K) memengaruhi harga dan nilai jual kembali. Emas 24K biasanya digunakan untuk batangan, bukan perhiasan.

Tips untuk Investor Pemula

Untuk investor pemula, emas kuning batangan adalah pilihan terbaik. Selain likuid, nilainya lebih mudah dipantau di pasar.

Tren warna emas bisa berubah, tapi nilai intrinsik logam tetap jadi faktor utama dalam investasi. Jangan tergoda hanya dari tampilan fisik.

Pilih jenis emas sesuai tujuan: gaya dan penampilan, atau nilai dan likuiditas jangka panjang. Perbedaan warna, daya tahan, dan nilai jual harus jadi pertimbangan matang. (*)

Sumber: ojk.go.id