Bantu Pulihkan Pasar Kuala Simpang di Aceh Tamiang, Kemendag Peduli Salurkan 100 Tenda Darurat

Kehadiran 100 unit tenda itu akan membantu setidaknya 295 pedagang untuk segera mulai berjualan kembali sambil menunggu rehabilitasi bangunan pasar selesai.

Author Oleh: Rosmery C Sihombing
03 Januari 2026
<p>Kementerian Perdagangan melalui Kemendag Peduli menyalurkan sebanyak 100 unit tenda darurat untuk para pedagang terdampak bencana banjir di Pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Bantuan diserahkan Dinas Koperasi, Perdagangan, UMKM, dan Perindustrian Kabupaten Aceh Tamiang, pada Rabu, 31 Desember 2025. (Dok. Kemendag)</p>

Kementerian Perdagangan melalui Kemendag Peduli menyalurkan sebanyak 100 unit tenda darurat untuk para pedagang terdampak bencana banjir di Pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Bantuan diserahkan Dinas Koperasi, Perdagangan, UMKM, dan Perindustrian Kabupaten Aceh Tamiang, pada Rabu, 31 Desember 2025. (Dok. Kemendag)

SOKOGURU, JAKARTA- Berdasarkan catatan Kementerian Perdagangan (Kemendag) hingga 31 Desember 2025, terdapat 32 pasar rakyat di Aceh Tamiang yang mengalami kerusakan berat akibat bencana alam yang terjadi pada November lalu.

Salah satu yang terdampak serius adalah Pasar Kuala Simpang di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Kondisi lorong-lorong pasar rakyat yang telah menjadi pusat niaga sejak 1982 itu  dipenuhi endapan lumpur sehingga membuat aktivitas ekonomi seolah mati suri. 

Merespons kondisi tersebut, Kemendag bergerak cepat melalui program Kemendag Peduli untuk memulihkan infrastruktur perdagangan dan meringankan beban masyarakat. 

Baca juga: Donasi Kemendag Peduli untuk Korban Bencana Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat Diserahkan ke BNPB

Fokus utama diarahkan pada pemulihan fungsi pasar rakyat agar rantai distribusi bapok kembali normal dan pedagang dapat kembali berdaya.

Sebagai langkah awal pemulihan, Kemendag menyalurkan bantuan berupa 100 unit tenda bagi para pedagang terdampak di Pasar Kuala Simpang. Bantuan itu, menurut Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal Shoffan Shofwan, merupakan hasil penggalangan dana sukarela dari pegawai Kemendag, pelaku usaha, serta masyarakat umum melalui platform Kemendag Peduli.

“Kami berupaya untuk segera memulihkan kondisi pasar dan mengaktifkan kembali aktivitas perdagangan di lokasi terdampak. Harapannya, para pedagang dapat segera kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman untuk menyambung penghidupan mereka,” ujarnya, dalam keterangan resmi Kemendag, Jumat, 2 Januari 2026.

Baca juga: Kota Bandung Sampaikan Bantuan Kemanusiaan Senilai Rp3 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera

Bantuan yang telah diserahkan pada 31 Desember 2025 itu secara simbolis diterima oleh Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, UMKM, dan Perindustrian Kabupaten Aceh Tamiang, Ibnu Aziz. 

Kehadiran 100 unit tenda itu, sambung Iqbal, diproyeksikan akan membantu setidaknya 295 pedagang (156 pedagang los dan 139 pedagang kios) untuk segera mulai berjualan kembali sembari menunggu fase rehabilitasi bangunan pasar selesai dilakukan secara menyeluruh.

Ia menambahkan, dukungan pemulihan pasar tersebut tidak hanya terfokus di Aceh, tetapi juga mencakup wilayah terdampak lainnya di Sumatra Utara dan Sumatra Barat. 

Baca juga: Gandeng ID FOOD, DWP Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Perlengkapan Bayi untuk Korban Bencana di Sumatera

“Kemendag terus bersinergi dengan lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan pasar rakyat kembali berfungsi sebagai pilar ekonomi masyarakat setempat,” imbuh Iqbal.

Melalui berdirinya tenda-tenda darurat itu, diharapkan secara perlahan Pasar Kuala Simpang kembali tumbuh. Para pedagang mulai menata kembali lapak-lapak mereka, dan masyarakat bisa kembali mendapatkan bapok dengan lebih mudah. 

Iqbal mengatakan berfungsinya kembali Pasar Kuala Simpang bukan sekadar tentang transaksi jual-beli, melainkan simbol kebangkitan dan ketangguhan masyarakat Aceh Tamiang dalam menyusun kembali kelanjutan hidup pascabencana. 

Pasar Kuala Simpang menjadi satu dari 112 pasar rakyat yang terdampak bencana di Provinsi Aceh. Selain Aceh Tamiang, pasar terdampak lainnya juga tersebar di Kota Langsa.

Kemudian pasar di Kota Subulussalam, Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Bireuen, dan Kabupaten Aceh Timur.  

Kemendag Peduli merupakan program kepedulian sosial Kementerian Perdagangan yang diinisiasi oleh para pegawai Kemendag dengan menghimpun donasi dari pegawai Kemendag, pelaku usaha, dan masyarakat umum. 

Donasi yang terkumpul disalurkan dalam bentuk berbagai kebutuhan untuk membantu masyarakat yang terdampak. 

Selain pada saat terjadi bencana, Kemendag secara berkelanjutan membuka saluran donasi bagi pegawai, pelaku usaha, dan masyarakat umum yang ingin berpartisipasi dalam program ini. 

Bantuan dapat diberikan dalam bentuk barang maupun dana yang disalurkan melalui rekening Kemendag Peduli pada Bank BRI dengan nomor rekening 032901004334306. (SG-1)