SOKOGURU - Ide Usaha Takjil Ramadan Anti Rugi, Cocok Banget Buat Pemula yang Baru Mau Terjun ke Dunia UMKM
Memasuki bulan suci Ramadan 2026, euforia berburu takjil dan hidangan berbuka mulai terasa di mana-mana.
Fenomena ini menjadi peluang emas bagi para pelaku UMKM pemula yang ingin menambah penghasilan tambahan secara mendadak.
Baca Juga:
Namun, banyak calon pedagang seringkali merasa ciut nyali dan ragu sebelum memulai langkah pertama.
Pertanyaan yang paling sering muncul adalah: "Gimana kalau dagangan saya nggak laku dan malah rugi?"
Rasa takut akan sisa bahan baku yang terbuang memang menjadi momok menakutkan bagi bisnis kuliner.
Padahal, ada strategi jitu untuk meminimalisir risiko tersebut, terutama bagi Anda yang baru mau mencoba peruntungan.
Mengutip saran praktis dari unggahan akun TikTok @tips.bisnis.pemula dalam video berjudul "Pingin Buka Usaha 3 Jenis Usaha cocok untuk pemula", kunci utamanya terletak pada sistem penjualan yang cerdas.
"Mau jualan makanan tapi takut gak laku? Pake sistem PO (Pre-order). Kamu buka pesanan hari ini, beli bahan sesuai jumlah orderan, masak, lalu kirim besoknya," tulis akun tersebut.
Baca Juga:
Langkah ini dianggap sangat efektif karena memberikan kepastian bagi pedagang kecil.
Anda tidak perlu menyetok bahan dalam jumlah besar tanpa tahu berapa banyak konsumen yang akan datang membeli.
Masih dari sumber yang sama, sistem PO ini punya keunggulan telak dalam menjaga kesehatan finansial.
"Cara ini bikin kamu nggak bakal rugi bahan baku (zero waste) dan perputaran uangnya sangat sehat," tambahnya.
Hal ini dikarenakan skema pembayaran yang dilakukan di awal atau uang muka. "Sebab duitnya udah masuk duluan," jelas akun @tips.bisnis.pemula menekankan pentingnya arus kas yang lancar.
Penerapan sistem PO saat Ramadan sangat fleksibel, mulai dari jualan gorengan premium, es buah kekinian, hingga paket katering buka puasa. Semua bisa dikontrol sesuai kemampuan produksi harian Anda.
Satu hal yang perlu diingat oleh para pejuang UMKM adalah mentalitas dalam berbisnis. Jangan sampai terjebak pada keinginan untuk terlihat besar atau mewah sejak awal peluncuran usaha.
"Inget ya, bisnis itu bukan soal keren-kerenan gaya, tapi soal seberapa konsisten kamu jalaninnya. Mulai dari yang kecil, yang penting gerak sekarang!" tegas akun tips bisnis tersebut.
Konsistensi dalam menjaga rasa dan kualitas pelayanan akan membuat pelanggan kembali lagi (repeat order). Terlebih di bulan Ramadan, kecepatan dan ketepatan waktu pengantaran menjadi nilai tambah.
Setelah menentukan jenis dagangan, tantangan berikutnya biasanya ada pada cara promosi. Banyak pemula bingung bagaimana cara menawarkan dagangan di media sosial agar dilirik calon pembeli.
Bagi Anda yang merasa kurang percaya diri dalam memasarkan produk, belajar teknik dasar pemasaran sangat disarankan. Salah satunya dengan mendalami bagaimana cara kerja psikologi konsumen saat berbelanja.
Anda bisa mempelajari langkah-langkah praktis melalui Ebook Psikologi Marketing yang dirancang khusus untuk pemula. Panduan ini membantu proses promosi jadi jauh lebih efektif dan tepat sasaran.
Jadi, jangan biarkan rasa ragu menghambat niat baik untuk mandiri secara ekonomi di bulan penuh berkah ini. Mulailah dari langkah kecil, gunakan sistem PO, dan teruslah bergerak maju. (*)