Aksi Perampokan Terhadap Warga Ukraina di Bali, DPR Desak Penguatan Keamanan Pariwisata

Kejadian perampokan warga Ukraina harus menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperbaiki sistem keamanan dan penegakan hukum, terutama demi menjaga citra Bali sebagai destinasi wisata dunia.

Author Oleh: Deri Dahuri
01 Februari 2025
Aksi perampokan warga negara Ukraina yang dilakukan geng warga negara Rusia di Bali. (Ist/Tangkapan layar Youtube) 

KASUS perampokan brutal terhadap warga Ukraina, Igor Iermakov, oleh geng Rusia di Bali menjadi sorotan tajam. 

 

Anggota Komisi VII DPR RI Ilham Permana menegaskan bahwa kejadian ini harus menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperbaiki sistem keamanan dan penegakan hukum, terutama demi menjaga citra Bali sebagai destinasi wisata dunia.

 

"Kejadian ini sangat memprihatinkan dan tidak boleh dianggap sepele,” ucap Ilham.

 

Baca juga: Sajikan Budaya Bali, Samsara Living Museum Diharap Makin Dongkrak Pariwisata Bali

 

“Selain merugikan korban, kasus ini juga berpotensi merusak citra Indonesia sebagai negara yang aman dan ramah bagi wisatawan asing," ujar Ilham dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (1/2/2025).

 

Desakan Penegakan Hukum yang Tegas

 

Ilham meminta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas dan transparan dalam mengusut kasus ini. 

 

Menurut Ilham, para pelaku harus dihukum seberat-beratnya guna memberikan rasa aman bagi warga asing yang berkunjung atau berinvestasi di Indonesia.

 

"Kita tidak boleh kompromi dengan tindak kriminal seperti ini. Proses hukum harus berjalan cepat dan adil,” jelas Ilham. 

 

Baca juga: International Dance Competition Line Dance 2024 Diharapkan Pacu Pariwisata Bali

 

“Selain itu, perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan imigrasi dan keamanan di daerah pariwisata," tegasnya.

 

Ancaman terhadap Pariwisata dan Ekonomi Bali

 

Sebagai tulang punggung perekonomian Bali, sektor pariwisata sangat bergantung pada keamanan dan kenyamanan wisatawan.

 

Ilham mengingatkan bahwa kejadian ini bisa berdampak besar pada jumlah kunjungan wisatawan asing.

 

"Jika citra keamanan Bali terganggu, dampaknya akan luas bagi ekonomi lokal dan nasional,” ujar Ilham. 

 

“Pemerintah harus segera mengambil langkah pemulihan, seperti meningkatkan keamanan serta menggelar kampanye promosi yang menegaskan bahwa Bali tetap aman," ujarnya.

 

Perlindungan bagi Warga Asing dan Investor

 

Ilham juga menekankan pentingnya perlindungan bagi warga asing, termasuk investor yang berkontribusi pada perekonomian Indonesia. 


Ia mendorong kerja sama antara pemerintah Indonesia dan kedutaan besar negara-negara sahabat untuk meningkatkan pengawasan dan keamanan.

 

"Kepercayaan investor asing harus dijaga karena mereka memegang peran penting dalam pembangunan ekonomi. Jika keamanan tidak terjamin, minat investasi bisa menurun," jelasnya.

 

Kolaborasi Antar-Lembaga dan Dukungan bagi Korban

 

Ilham menekankan perlunya kerja sama erat antara kepolisian, imigrasi, dan pemerintah daerah untuk menciptakan sistem keamanan terpadu. 

 

Selain itu, ia mendesak pemerintah agar memberikan bantuan hukum, psikologis, dan medis bagi korban serta pihak yang terdampak.

 

"Korban dan sopirnya mengalami trauma fisik dan psikologis. Negara harus hadir untuk memberikan dukungan penuh kepada mereka," katanya.

 

Baca juga: 'Pesta Bergoyang' Siap Digelar dan Jadi Magnet Baru Pariwisata Bali

 

Ilham berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. 

 

"Kita harus bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan semua warga, baik lokal maupun asing. Ini demi kemajuan Bali dan Indonesia," tutupnya. (SG-2)