Unpad dan Pemprov Jabar Berkolaborasi Bekali Mahasiswa Laksanakan KKN di Indramayu dan Sumedang

Momentum KKN jadi wadah bagi mahasiswa untuk menguji dan mendarmabaktikan ilmu kepada masyarakat, meskipun tidak langsung menjamin masyarakat sejahtera.

Author Oleh: Rosmery C Sihombing
06 Januari 2026
<p>Tim Penyuluh Lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat saat memaparkan materi pada Pembekalan KKN Unpad Berdampak 2026 di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, pada 5-7 Januari 2026. (Dok. Kanal Media Unpad/Jalasenastri Saprala)</p>

Tim Penyuluh Lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat saat memaparkan materi pada Pembekalan KKN Unpad Berdampak 2026 di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, pada 5-7 Januari 2026. (Dok. Kanal Media Unpad/Jalasenastri Saprala)

SOKOGURU, JATINANGOR- Selama Januari hingga Februari 2026, sejumlah mahasiswa  Universitas Padjadjaran (Unpad)  melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Indramayu dan Sumedang, Jawa Barat.

Untuk mempersiapkan mahasiswa memberikan dampak dan manfaat melalui KKN itu, Unpad menyelenggarakan kegiatan Pembekalan KKN Unpad Berdampak 2026 yang diselenggarakan secara hybrid di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, pada 5-7 Januari 2026. 

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, menyampaikan, pihaknya terus mendorong agar seluruh aktivitas tridharma perguruan tinggi dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. 

Baca juga: Pesan Wagub Jabar kepada Mahasiswa KKN Unpad: Berdayakan Masyarakat, Bangun Desa di Lokasi

Dalam hal ini, program KKN Unpad Berdampak 2026 merupakan salah satu wujud nyata komitmen Unpad dalam menghadirkan kontribusi langsung kepada masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Barat. 

“Unpad saat ini ingin senantiasa berdampak. Kami tidak ingin hanya melakukan riset yang berhenti pada tahap publikasi. Karena meskipun publikasi itu penting, yang jauh lebih penting adalah bagaimana hasil riset dan ilmu pengetahuan tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya, seperti dikutip Kanal Media Unpad, Selasa, 6 Januari 2026. 

Melalui KKN, sambung  Zahrotur, mahasiswa memegang amanah yang mulia, yaitu membantu masyarakat meningkatkan kualitas hidup melalui pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama berkuliah di Unpad. 

Baca juga: Ikano Unpad Telah Berkontribusi Rp1,75 Miliar, Rutin Donasi untuk Dana Abadi
Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Jawa Barat, Ane Carolina, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan KKN Unpad Berdampak 2026 yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam pembangunan manusia. 

Ia menjelaskan Pemerintah Provinsi  Jawa Barat saat ini terus berupaya menurunkan angka kemiskinan melalui strategi menurunkan beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan masyarakat. 

Dalam konteks tersebut, mahasiswa KKN diharapkan dapat berperan sebagai jembatan bagi masyarakat, khususnya masyarakat miskin ekstrem untuk keluar dari jerat kemiskinan. 

Baca juga: Implan Gigi Merah Putih Hasil Riset FKG Unpad akan Diproduksi, Unpad Gandeng Mitra Industri

“Pemerintah dan akademisi tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kampus menghasilkan teori dan inovasi, sementara masyarakat menjadi ruang praktiknya,” ujar Ane.

Sebab itu, lanjutnya, momentum KKN ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menguji sekaligus mendarmabaktikan ilmunya kepada masyarakat. Memang mahasiswa KKN tidak bisa langsung menjamin masyarakat sejahtera dalam waktu singkat. 

“Namun, minimal mereka mampu membangun mindset, mental model, dan pemetaan jalan keluar dari kemiskinan,” imbuhnya. 

Hadir pula memberikan materi pada pembekalan itu Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman. 

Melalui kegiatan Pembekalan KKN Unpad Berdampak 2026 itu, diharapkan mahasiswa Unpad siap terjun ke masyarakat dengan pemahaman, empati, dan semangat pengabdian, sehingga mampu menghadirkan perubahan yang berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah Indramayu, Sumedang, dan sekitarnya. (SG-1)