SOKOGURU, AMMAN- Setelah menuntaskan kunjungan kerjanya di London, Inggris, Presiden Prabowo Subianto tiba Amman, Kerajaan Yordania Hasyimiah, Selasa, 24 Februari 2026) pukul 20.00 waktu setempat.
Kedatangan Kepala Negara kali ini dalam rangka kunjungan kerja sebagai upaya mempererat hubungan bilateral kedua negara.
Kepala Negara dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein, Rabu, 25 Februari 2026.
Baca juga: Bertemu Raja Abdullah II, Presiden Prabowo Pererat Hubungan Bilateral Indonesia-Yordania
Menurut BPMI Setpres, selain oleh Putra Mahkota Kerajaan Yordania Hasyimiah, Prince Al Hussein bin Abdullah II, Presiden Prabowo juga disambut oleh sejumlah pejabat tinggi dari kedua negara.
Dari pihak Indonesia, tampak Duta Besar RI untuk Kerajaan Yordania Hasyimiah Ade Padmo Sarwono dan Atase Pertahanan RI untuk Kerajaan Yordania Hasyimiah Kolonel Laut (P) Dafris D. Syahruddin.
Sementara itu, jajaran pejabat Kerajaan Yordania Hasyimiah juga menyambut Presiden Prabowo dengan penuh kehormatan.
Baca juga: Kerja Sama RI-Yordania: Bidang Pertahanan, Pertanian, Pendidikan dan Keagamaan
Prosesi penyambutan turut diwarnai dengan kehadiran pasukan jajar kehormatan yang berdiri rapi, menambah khidmat suasana kedatangan Kepala Negara di Amman.
Disambut Diaspora
Dari bandara Udara Militer Marka, Amman, Presiden Prabowo langsung menuju hotel tempatnya bermalam. Di lobi hotel, puluhan diaspora Indonesia telah menanti dengan penuh antusias.
Baca juga: Presiden Trump Apresiasi dan Puji Presiden Prabowo di Hadapan Pemimpin Dunia
Wajah-wajah sumringah mahasiswa dan masyarakat Indonesia di Yordania tampak tak sabar menyambut pemimpin negara mereka datang.
Kedatangan Presiden ke-8 RI itu telah ditunggu-tunggu dengan penuh antusias.
Wajah-wajah sumringah mahasiswa dan masyarakat Indonesia di Yordania tampak tak sabar menyambut pemimpin negaranya yang datang.
Momen paling menyentuh terlihat di pintu masuk hotel.
Dua anak Indonesia, Arsyah dan Carissa, mengenakan pakaian tradisional dengan anggun. Keduanya menyambut Presiden Prabowo sambil menyerahkan bunga.
“Selamat datang di Amman Pak Presiden,” kata mereka.
Presiden Prabowo pun tersenyum hangat seraya menjawab singkat, “Terima kasih.”
Suasana lobi hotel seketika dipenuhi tepuk tangan dan sapaan hangat. Bagi para mahasiswa Indonesia di Yordania, kehadiran Presiden Prabowo terasa begitu dekat dan personal.
Lulu, mahasiswi Universitas Yordania, mengaku telah menantikan momen tersebut bersama rekan-rekannya. Ia menambahkan, kehadiran Presiden Prabowo membawa kebahagiaan tersendiri bagi para pelajar di negeri orang.
“Kami semua turut bersukacita atas kedatangan beliau dan juga bangga banget bisa datang ke negeri Yordania ini,” tuturnya.
Lulu juga mengungkapkan kesan mendalam saat Presiden menyempatkan diri memberikan semangat kepada para mahasiswa.
“Tadi kebetulan minta semangat untuk kami semua yang berkuliah di Yordania ini dan juga beliau menyemangati kita, senang banget karena beliau ramah banget,” katanya.
Kesan serupa disampaikan Falihah dan Isma. Pertemuan langsung dengan Presiden Prabowo menjadi pengalaman pertama yang tak terlupakan. “Jujur untuk pertama kalinya bertemu langsung dengan Bapak Prabowo tentunya sangat senang,” ungkap mereka.
Sementara itu, Firas, Rendi, dan Faruq juga tak kalah antusias. Kesempatan berjabat tangan langsung dengan Kepala Negara menjadi momen berharga bagi mereka.
“Senang bisa bertemu langsung dengan Pak Prabowo dan alhamdulillah tadi juga bisa salaman langsung sama beliau. Masyaallah jadi senang alhamdulillah,” ujar mereka.
Kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Yordania diharapkan semakin memperkuat kemitraan strategis kedua negara, khususnya dalam bidang pendidikan, pertahanan, pertanian, serta isu-isu kawasan Timur Tengah. Terlebih tahun 2026 ini menandai 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan menuju Amman adalah Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (SG-1)