SokoLokal

Peserta OIP 2025 dari Ngee Ann Polytechnic Singapura dan Unpad Dapat Pengalaman Interkultural

Para peserta OIP melakukan industrial visits dan mengikuti kegiatan pertukaran budaya, seperti kegiatan di Saung Angklung Udjo dan workshop pembuatan batik.

By Rosmery C Sihombing  | Sokoguru.Id
26 Agustus 2025
<p>Kantor Urusan Internasional Universitas Padjadjaran kembali menyelenggarakan Overseas Immersion Programme (OIP) bersama Ngee Ann Polytechnic Singapura. Delegasi Ngee Ann Polytechnic Singapura juga mengunjungi RS Unpad di Jatinangor, Senin 25 Agustus 2025. (Dok. Media Kanal Unpad/Dadan Triawan)</p>

Kantor Urusan Internasional Universitas Padjadjaran kembali menyelenggarakan Overseas Immersion Programme (OIP) bersama Ngee Ann Polytechnic Singapura. Delegasi Ngee Ann Polytechnic Singapura juga mengunjungi RS Unpad di Jatinangor, Senin 25 Agustus 2025. (Dok. Media Kanal Unpad/Dadan Triawan)

SOKOGURU, JATINANGOR- Para peserta (delegasi) Overseas Immersion Programme (OIP) 2025 dari Ngee Ann Polytechnic Singapura diharapkan mendapatkan pengalaman interkultural yang bisa didapatkan selama berkunjung ke Indonesia.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Urusan Internasional Unpad, Anggia Utami Dewi, S.IP., M.IS., Ph.D., seperti dikutip Media Kanal Unpad, Selasa, 26 Agustus 2025.

Kantor Urusan Internasional Universitas Padjadjaran (Unpad) kembali menyelenggarakan Overseas Immersion Programme (OIP) bersama Ngee Ann Polytechnic Singapura. 

Baca juga: Fasih Berbahasa Indonesia, Dua Mahasiswa Internasional asal Pakistan dan Kenya Pilih Studi Magister di Unpad

Dalam rangkaian kegiatan tersebut para peserta berkesempatan mengunjungi Rumah Sakit Unpad, Perpustakaan Pusat Graha Kandaga Unpad, serta Bale Tatanen Unpad pada Senin, 25 Agustus 2025. 

“Dalam program itu para peserta mengikuti rangkaian kegiatan untuk mempelajari budaya Indonesia. Selain itu, mereka juga diberikan berbagai sesi pematerian yang sesuai dengan bidang keilmuan setiap peserta,” ujarnya. 

Jadi, sambung Anggia, selain para peserta melakukan industrial visits di beberapa tempat, mereka juga mengikuti kegiatan pertukaran budaya, seperti ikut kegiatan seni di Saung Angklung Udjo, ada workshop pembuatan batik juga. 

Baca juga: Resmi! FEB Unpad dan TSUE Uzbekistan Selenggarakan Gelar Ganda, Tandatangani MoA

“Jadi memang kegiatannya beragam dan Unpad memfasilitasi lecture sessions berupa short course,” imbuhnya. 

Melalui program OIP, kata Anggia lagi,  para peserta program juga diharapkan mendapatkan pengalaman praktik secara langsung dengan melihat berbagai fasilitas industri terkait bidang keilmuan masing-masing, khususnya yang ada di Indonesia. 

Program yang memberikan pengalaman positif bagi peserta itu, ujarnya, dapat terus berlangsung hingga waktu yang akan datang, serta dapat mendatangkan lebih banyak mahasiswa internasional yang ingin merasakan pengalaman belajar berbagai kebudayaan Indonesia di Unpad. 

Baca juga: Riset ‘Cangkang Telur’ Mahasiswa FKG Unpad Sabet Prestasi di Kompetisi Science Bangkok

“Kami berharap dengan semakin banyaknya mahasiswa yang datang ke sini hanya untuk jangka pendek dapat memiliki pengalaman positif ketika berkunjung ke Unpad. Pertama, bisa sharing ke teman-temannya bahwa Unpad ini merupakan salah satu destinasi untuk OIP yang menarik. Kedua, mudah-mudahan nanti mereka tertarik untuk bisa meneruskan studi lanjut di Unpad,” kata Anggia. 

Sementara itu, Jerry Olivero sebagai salah satu dosen pendamping peserta dari Ngee Ann Polytechnic Singapore, menyampaikan, program yang telah berlangsung sejak 2023 itu selalu memberikan pengalaman yang berkesan bagi para peserta program OIP. 

Jerry berharap melalui program tersebut kerja sama antara Unpad dan Ngee Ann Polytechnic dapat terus berlangsung tidak hanya dalam program OIP saja, tetapi juga kerja sama dalam aktivitas lainnya yang dapat dilakukan bersama.

 “Saya sangat menantikan kolaborasi lainnya di masa depan antara Ngee Ann Polytechnic dan Unpad. Saya juga berharap dapat kembali lagi mengikuti OIP karena di sini saya banyak belajar, terutama dalam hal pembelajaran budaya. Saya banyak mempelajari budaya Indonesia dan pengalaman belajar budaya di sini benar-benar sangat kaya,” jelas Jerry. (SG-1)