Surakarta, Jawa Tengah menjadi tuan rumah peringatan Hari UMKM dan Koperasi Nasional yang akan berlangsung pada tanggal 10-13 Agustus 2023. Acara yang akan berlangsung di Pamedan Mangkunegaran ini mengangkat tema “Transformasi UMKM Masa Depan”.
Menurut Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Tetn Masduki acara ini diharapkan akan menjadi momen untuk membangun sinergi dalam mengembangkan UMKM di tiap daerah di Indonesia.
“UMKM juga telah berkontribusi bagi penyediaan lapangan kerja,” ujarnya saat jumpa pers dan didampingi oleh Walikota Solo Gibran Rakabuming.
Perayaan HUT UMKM di tahun 2023 ini menjadi momen penting pasca pandemi Covid-19 dan bagian dari mengapresiasi ketangguhan UMKM selama pandemi sekaligus berkontribusi bagi pembangunan. Menurut Teten Maduki, kontribusi UMKM bagi PDB mencapai 60 persen dan telah menyerap 97 persen lapangan kerja pada sektor UMKM.
Saat ini, menurut Teten Masduki, pemerintah tengah menggenjot kebijakan industrialisasi, khususnya di sektor formal dan terus membangun ekosistem UMKM agar terus semakin meningkat dan produktif. Termasuk membantu akses permodalan, sertifikasi produk dan halal, hingga kemudahan izin usaha baik individu maupun koperasi.
“Rasio kredit perbankan untuk UMKM masih berkisar 21 persen lebih rendah dibandingkan dengan negara lain,” ujarnya yang kini pihak Kementerian Koperasi dan UKM akan mengejar rasio kredit UMKM hingga 30 persen.
Pemerintahan Jokowi juga terus membuka akses pasar bagi UMKM agar belajar pemerintah bisa dialokasi untuk membeli produk lokal dan UMKM dengan porsi sebanyal 40 persen.