SokoBisnis

Lewat Sapa UMKM, Menteri Maman Jawab Kegelisahan Sejumah Pengusaha Muda

Superapps Sapa UMKM bukanlah untuk memungut pajak, melainkan untuk membuat pengusaha UMKM terintegrasi sekaligus memetakan masalah dan mencari solusinya.

By Rosmery C Sihombing  | Sokoguru.Id
29 Agustus 2025
<p>Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman  dalam Kuliah Umum di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Kamis, 28 Agustus 2025. (Dok. Kemen UMKM)</p>

<p> </p>

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman  dalam Kuliah Umum di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Kamis, 28 Agustus 2025. (Dok. Kemen UMKM)

 

SOKOGURU, MAKASSAR- Masalah akses permodalan, pendampingan, hingga legalitas berusaha menjadi sorotan usahawan muda di Makassar, Sulawesi Selatan.

Menjawab kegelisahan para pengusaha muda itu, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menjawab, pihaknya sedang menyiapkan terobosan atau game changer dalam proses perlindungan, pendampingan, dan penataan UMKM lewat aplikasi bernama  superapps Sapa UMKM.

“Adaptasi dan sosialisasi adalah tantangan yang harus dihadapi bersama, baik itu oleh pengusaha maupun pemerintah melalui Kementerian UMKM. Memang awalnya akan terasa sulit, tapi kalau kita tidak memulai, maka kita akan tertinggal. Untuk itu harus ada terobosan teknologi,” ujarnya dalam Kuliah Umum di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Kamis, 28 Agustus 2025.

Baca juga: Menteri UMKM: Kolaborasi Strategis Pemerintah dan APINDO Jadi Kunci Kebangkitan UMKM

Lebih lanjut, Menteri Maman juga menegaskan Sapa UMKM tidak dibuat untuk menerapkan pajak seperti narasi yang beredar di kalangan masyarakat.

"Dalam forum ini saya sampaikan tujuan superapps Sapa UMKM bukanlah untuk memungut pajak, tapi untuk membuat pengusaha UMKM terintegrasi sekaligus memetakan masalah dan mencari solusinya," katanya.

Pada kuliah umum yang mengusung tema Pengembangan UMKM dan Peran Perguruan Tinggi Dalam Penguatan Inovasi Kewirausahaan, Menteri Maman juga berpesan kepada ratusan mahasiswa yang hadir agar memiliki tiga hal fundamental untuk menjadi pengusaha.

Baca juga: Menteri UMKM: KUR Harus Menyasar Pelaku Usaha Baru, Bukan Itu-Itu Saja!

"Untuk sukses menjadi pengusaha ada tiga hal yang perlu dimiliki yaitu mental yang kuat termasuk disiplin yang tinggi, kemampuan manajemen yang baik, dan tahan terhadap godaan," imbuhnya, seperti dirilis Kementerian UMKM, Jumat, 29 Agustus 2025.

Dalam konteks mengembangkan UMKM dan wirausaha, Menteri Maman mengatakan, pihaknya menyelenggarakan program yaitu sebuah program kolaborasi dengan berbagai stakeholders untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui program peningkatan kapasitas agar tercipta wiruasaha mandiri, inovatif, dan mampu membuka lapangan kerja.

"Entrepreneur Hub juga memperhatikan berbagai wirausaha tematik yang lahir dari beragamnya karakteristik, motif, dan bidang usaha, misalnya wirausaha sosial, wirausaha teknologi, wirausaha pemuda, wirausaha perempuan, wirausaha desa, hingga wirausaha ekonomi kreatif," katanya. (SG-1)