SokoBisnis

Investasi Emas di BSI Tembus Rp16,4 Triliun, Cicil Emas Naik 175% di Tengah Harga Melonjak

BSI mencetak pembiayaan emas Rp16,4 triliun hingga Mei 2025. Cicil emas naik pesat hingga 175%. BYOND by BSI jadi solusi investasi syariah mudah dan aman.

By Deri Dahuri  | Sokoguru.Id
14 Juli 2025
<p>Hingga Mei 2025, total pembiayaan emas melalui cicil, gadai, dan platform digital BYOND by BSI mencapai Rp16,43 triliun, naik 92,52% secara tahunan (year on year). (Dok.BSI)</p>

Hingga Mei 2025, total pembiayaan emas melalui cicil, gadai, dan platform digital BYOND by BSI mencapai Rp16,43 triliun, naik 92,52% secara tahunan (year on year). (Dok.BSI)

SOKOGURU, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat lonjakan signifikan dalam portofolio investasi emas sepanjang 2025. 

Hingga Mei 2025, total pembiayaan emas melalui cicil, gadai, dan platform digital BYOND by BSI mencapai Rp16,43 triliun, naik 92,52% secara tahunan (year on year).

Lonjakan ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap investasi emas sebagai instrumen keuangan syariah yang aman dan bernilai tinggi, apalagi di tengah fluktuasi ekonomi global.

Baca juga: Cicil Emas BSI Tembus Rp7,3 Triliun! Masyarakat Ramai-Ramai Nabung Emas untuk Masa Depan

“Emas kini jadi pilihan investasi yang aman (safe haven). Di BSI, kami hadirkan berbagai solusi seperti cicil emas, gadai emas, dan pembelian emas digital melalui aplikasi BYOND,” ujar Anton Sukarna, Direktur Sales & Distribution BSI di Jakarta, baru-baru ini.

Cicil Emas Melejit 175 Persen, Jadi Primadona Baru Nasabah

Jika dirinci, cicil emas BSI menembus Rp8,89 triliun atau melonjak 175,13% year on year, menjadikannya segmen dengan pertumbuhan tertinggi. 

Gadai emas turut tumbuh 42,18% menjadi Rp7,54 triliun, dan pembelian emas digital via BYOND by BSI mencapai Rp1,11 triliun, naik 21,55%.

Baca juga: Harga Emas Melonjak! BSI Tawarkan Cara Investasi Emas Syariah Tanpa Ribet

Kenaikan ini juga didorong oleh harga emas batangan Antam yang melonjak dari Rp1.524.000/gram pada awal Januari 2025 menjadi Rp1.902.000/gram per 10 Juli 2025—naik 24,8% secara YTD (year-to-date).

Emas Syariah Kini Makin Mudah & Aman Lewat BYOND by BSI

BSI memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki emas mulai dari 0,1 gram. 

Baik secara tunai maupun cicilan hingga 5 tahun, semuanya dapat diakses melalui aplikasi BYOND by BSI, yang sudah mendapatkan izin resmi dari OJK.

Baca juga: Harga Emas Antam Stagnan, Ini Daftar Harga Lengkap dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

“Investasi emas di BSI bukan hanya menabung, tapi strategi keuangan syariah. Emasnya aman disimpan BSI, harganya juga kompetitif karena kami beli dulu untuk nasabah,” jelas Anton.

BSI International Expo 2025: Bukti Antusiasme Investasi Emas

Pada ajang BSI International Expo 2025 (26–29 Juni 2025), total pemesanan cicil emas mencapai Rp11,2 miliar, sementara pembelian emas digital menembus Rp6,2 miliar hanya dalam empat hari.

BSI pun menargetkan segmen potensial seperti pegawai tetap yang menerima gaji via rekening BSI, sebagai bagian dari edukasi literasi keuangan syariah berbasis aset riil.

Baca juga: Perluas Layanan Gadai Emas, Inklusi Keuangan Syariah BSI Kian Dekat dengan Masyarakat

“Konsumsi emas per kapita Indonesia masih 0,16 gram, jauh tertinggal dari negara ASEAN lain. Maka penting bagi kami untuk mendorong masyarakat mengelola emas idle jadi aset produktif,” tambah Anton.

OJK Dorong Pembentukan Bullion Bank Indonesia

Menanggapi tren ini, Direktur Pengawasan Bank Syariah OJK, Esti Sasanti, menegaskan pentingnya pembentukan bullion bank (bank emas) di Indonesia agar emas masyarakat yang masih idle bisa dikelola secara optimal.

“Saatnya Indonesia memiliki bullion bank agar emas dalam negeri bisa menjadi sumber pembiayaan dan penguatan ekonomi,” ujar Esti. (*)