Ekonomi

Perluas Layanan Gadai Emas, Inklusi Keuangan Syariah BSI Kian Dekat dengan Masyarakat

Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, menjelaskan bahwa perluasan layanan melalui BSI Agen membawa keuntungan bagi agen yang berhasil mereferensikan produk BSI Gadai Emas. 

By Deri Dahuri  | Sokoguru.Id
31 Agustus 2024
Saat ini, jumlah BSI Agen di seluruh Indonesia telah mencapai lebih dari 100 ribu. (Ist/BSI) 

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperluas jangkauannya dalam memberikan layanan keuangan syariah kepada masyarakat. 

 

Salah satu langkah strategis terbaru adalah memperluas akses produk BSI Gadai Emas melalui jaringan BSI Agen yang tersebar di seluruh Indonesia. 

 

Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah, tetapi juga untuk mendekatkan produk BSI Gadai Emas kepada masyarakat luas.

 

Baca juga: BSI UMKM Center Terus Dorong Wirausaha untuk Naik Kelas dan Tumbuh

 

Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, menjelaskan bahwa perluasan layanan melalui BSI Agen membawa keuntungan bagi agen yang berhasil mereferensikan produk BSI Gadai Emas. 

 

Insentif khusus diberikan kepada agen atas setiap pencairan gadai emas yang berhasil mereka referensikan.

 

Perluas Literasi dan Inklusi Layanan Jasa Keuangan Syariah

 

 "Ini adalah bagian dari upaya kami untuk memperkuat literasi dan inklusi layanan jasa keuangan syariah, sekaligus memacu bisnis Gadai Emas BSI," kata Anton dalam keterangan pers, Jumat (30/8).

 

Baca jugaPembiayaan BSI Griya Melesat, Tembus Rp54,34 Triliun pada Juni 2024

 

Saat ini, jumlah BSI Agen di seluruh Indonesia telah mencapai lebih dari 100 ribu.

 

Layanan referal gadai emas melalui BSI Agen ini mulai diperkenalkan pada Mei 2024, dan sejak peluncurannya, hampir empat ribu pengajuan gadai emas telah dilakukan melalui agen-agen ini. 

 

Dengan proses yang lebih cepat dan mudah, serta taksiran emas yang tinggi, produk Gadai Emas BSI semakin diminati oleh masyarakat. 

 

Biaya gadai yang lebih murah juga menjadi daya tarik utama bagi mereka yang membutuhkan dana tunai cepat dengan jaminan emas.

 

Baca juga: 

 

Anton juga menyoroti tren investasi di kalangan milenial yang semakin meningkat. 

 

Setelah sebelumnya ramai berinvestasi di saham selama pandemi, kini banyak yang mulai beralih ke emas sebagai instrumen investasi karena likuiditasnya dan prospeknya yang baik. 

 

ntuk mendukung tren ini, BSI juga menawarkan produk pembiayaan kepemilikan emas melalui produk cicil emas. 

 

"Kami bangga dan terkejut melihat minat milenial yang kini mulai tertarik pada investasi emas," ungkap Anton.

 

Baca juga: Tingkatkan Dukungan untuk UMKM, Porsi Pembiayaan UMKM BSI Naik

 

Bisnis emas BSI menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hingga Juni 2024, nilai gadai emas BSI mencapai Rp5,4 triliun, naik 18,38% dibandingkan tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). 

 

Sementara itu, produk BSI Cicil Emas mencatat kenaikan yang luar biasa, mencapai Rp3,56 triliun dengan lonjakan 100,10% (yoy).

 

Baca juga:

 

Dengan hasil kinerja yang positif ini, Anton optimistis bahwa layanan BSI Gadai Emas akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama ketika layanan ini dapat diakses dengan mudah melalui BSI Agen yang tersebar luas di berbagai lokasi. 

 

Volume transaksi melalui BSI Agen hingga Juni 2024 tercatat sekitar 12,7 juta transaksi dengan nilai mencapai Rp26,89 triliun.

 

Anton berharap tingginya volume transaksi ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, terutama di tingkat akar rumput.

 

 "BSI berharap dapat membangun ekosistem syariah yang hidup dan memberikan dampak baik secara sosial dan ekonomi bagi masyarakat ke depannya,” jelasnya. 

 

“Melalui BSI Agen, kami terus berupaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di seluruh Indonesia," tutup Anton. (SG-2)