SokoBerita

Seleksi Mandiri Unpad Dibuka, Kenali Program Studi dan Mekanisme Pendaftarannya

Pelaksanaan ujian akan dilaksanakan secara daring pada 14-15 Juni 2024. Untuk informasi lebih lengkap mengenai SMUP, dapat mengakses smup.unpad.ac.id.

By Rosmery C Sihombing  | Sokoguru.Id
22 Mei 2025
<p>Talkshow Ayo Kenal Unpad yang disiarkan langsung dari Studio Kantor Komunikasi Publik (KKP) Unpad Jatinangor, Senin 19 Mei 2025. (Dok. Kanal Media Unpad/ tangkapan layar YouTube Unpad)<br />
<br />
 </p>

Talkshow Ayo Kenal Unpad yang disiarkan langsung dari Studio Kantor Komunikasi Publik (KKP) Unpad Jatinangor, Senin 19 Mei 2025. (Dok. Kanal Media Unpad/ tangkapan layar YouTube Unpad)

 

SOKOGURU, BANDUNG-  Pendaftaran Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) mulai dibuka. Peserta ujian SMUP dipastikan memahami seluruh prosedur pendaftaran hingga pelaksanaan ujian, baik melalui skema ujian SMUP maupun UTBK.

Unpad membuka jalur SMUP yang terdiri dari beberapa jenis seleksi. Jalur seleksi mandiri meliputi tiga skema, yaitu Skema Ujian SMUP, Skema UTBK dan Rapor, serta Skema Minat dan Bakat. 

Selain itu, terdapat jalur seleksi kerja sama yang juga diselenggarakan melalui Skema Ujian SMUP serta Skema UTBK dan Rapor. 

Baca juga: Pusat Budaya Sunda Unpad dan Penerbitan Majalah Mangle Kini Dikelola Unpad

Unpad juga menyediakan jalur seleksi untuk kelas internasional yang menggunakan penilaian berdasarkan rapor dan kemampuan bahasa Inggris, yang diselenggarakan dalam dua gelombang.

Informasi tersebut diumumkan melalui kegiatan talkshow Ayo Kenal Unpad (AKU) yang disiarkan secara langsung melalui Kanal Media Unpad (YouTube, Instagram dan Tiktok), Senin, 19 Mei 2025. 

“Melalui AKU, calon mahasiswa dapat mengenal Unpad lebih dekat sekaligus mendapatkan informasi lengkap mengenai jalur seleksi, program studi, hingga mekanisme pendaftaran SMUP tahun ini,” ujar Kepala Kantor SMUP Unpad, Prof. Ir. Anas, M.Sc., PhD, dalam keterangan resmi Unpad yang diterima Sokoguru, Kamis, 22 Mei. 

Baca juga: Usai Digelar, Unpad Ingatkan Peserta UTBK SNBT tidak Percayai Tawaran yang Janjikan Bisa Meluluskan

Dalam pemaparannya, Sekretaris Direktorat Akademik Unpad, Irma Nuraini, S.Si., M.T., menyampaikan, untuk lulusan SMA /sederajat, Unpad memiliki total 16 fakultas dan 1 sekolah vokasi yang menaungi berbagai program studi unggulan. 

Secara keseluruhan, terdapat 58 program studi Sarjana (S-1) dan 14 program studi Sarjana Terapan (D-4) yang tersebar di berbagai bidang keilmuan. 

Unpad juga menghadirkan program studi yang berlokasi di kampus Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Pangandaran. 

Baca juga: Wujudkan Kemandirian, Unpad Luncurkan MMU Holding Company

Kehadiran PSDKU ini menjadi wujud nyata komitmen Unpad dalam memperluas akses pendidikan tinggi dan mendukung pemerataan pendidikan di wilayah selatan Jawa Barat. 

“Pada seleksi mandiri, berbagai program studi memiliki kisaran kuota antara 20 hingga 50. Jadi, peluangnya memang cukup besar. Bahkan, ada beberapa program studi yang kuotanya bisa mencapai 50% dari total kuota jenjang S1 dan Sarjana Terapan,” jelas Irma. 

Beragamnya skema itu memberikan fleksibilitas bagi calon mahasiswa untuk memilih jalur yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan mereka. Sementara itu, Wakil Koordinator Bidang Pelaksanaan Ujian Online SMUP Jalur Mandiri Unpad, Rafly, S.Si. mengatakan, ­­pendaftaran SMUP dilakukan melalui laman admission.unpad.ac.id menggunakan akun Google, di mana peserta diminta mengisi data diri, pendidikan, penanggung biaya, dan sertifikat kompetensi (jika memilih jalur minat dan bakat), memilih maksimal empat program studi, serta menyelesaikan pembayaran melalui virtual account. 

Setelah finalisasi, peserta jalur ujian wajib mengikuti simulasi dan verifikasi perangkat pada tanggal yang telah ditentukan. 

Pelaksanaan ujian SMUP sendiri dilakukan secara daring sehingga dapat diakses dari mana saja.

“Pelaksanaan ujian pada tanggal 14 hingga 15 Juni 2024, dengan materi yang diujikan adalah penalaran umum, pemahaman bacaan dan menulis, pengetahuan dan pemahaman umum, pengetahuan kuantitatif, literasi dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, serta penalaran matematika,” papar Rafly. 

Selain itu, Unpad juga menyediakan jalur khusus bagi para penyandang disabilitas sebagai bentuk komitmen terhadap inklusivitas dan pemerataan akses pendidikan. 

Dengan kuota maksimal dua persen dari total daya tampung, peserta disabilitas dapat memilih skema seleksi berdasarkan nilai ujian (SMUP atau) UTBK, atau berdasarkan minat dan bakat (prestasi non-akademik). 

Bagi peserta disabilitas yang memilih ujian langsung di Unpad, Unpad menyediakan fasilitas pendamping serta Juru Bahasa Isyarat (JBI) untuk membantu selama ujian berlangsung. 

Untuk informasi lebih lengkap mengenai SMUP, calon mahasiswa dan masyarakat dapat mengakses laman resmi di smup.unpad.ac.id. Laman tersebut menyediakan seluruh informasi mengenai prosedur pendaftaran, jadwal, dan skema seleksi yang berlaku pada tahun ini. 

Calon mahasiswa diharapkan memahami dan mengikuti setiap tahapan seleksi dengan cermat untuk meningkatkan peluang masuk ke Unpad sesuai dengan program studi impian. (SG-1)