PKH Tahap Akhir Desember 2025 Cair, Cek Nama Penerima dan Nominal Bantuan Sekarang

Bansos PKH cair: Bansos PKH 2025 tahap keempat disalurkan bertahap. Cek status penerima dan nominal bantuan lewat website dan aplikasi resmi Kemensos.

Author Oleh: Cikal Sundana
21 Desember 2025
<p>Nominal PKH 2025 - PKH Desember 2025 jadi pencairan terakhir tahun ini. Begini cara cek bansos lewat HP agar dana tidak terlewat.</p>

Nominal PKH 2025 - PKH Desember 2025 jadi pencairan terakhir tahun ini. Begini cara cek bansos lewat HP agar dana tidak terlewat.

SOKOGURU - Menjelang penutupan tahun 2025, perhatian keluarga penerima manfaat kembali tertuju pada pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap akhir yang mulai disalurkan sepanjang Desember.

Tahap ini menjadi penyaluran keempat sekaligus terakhir PKH di tahun 2025, sehingga wajar jika banyak masyarakat aktif mengecek apakah dana bantuan sudah masuk atau masih dalam proses distribusi.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial menegaskan bahwa PKH tetap disalurkan sesuai jadwal nasional, meski waktu pencairan di setiap daerah bisa berbeda. Status penerimaan bantuan pun kini bisa dipantau secara mandiri melalui kanal resmi Kemensos, baik lewat website maupun aplikasi.

Dengan melakukan pengecekan sendiri, KPM bisa memastikan apakah dana sudah cair dan dapat diambil melalui bank penyalur Himbara atau kantor pos, sesuai mekanisme di wilayah masing-masing.

Jadwal Pencairan PKH Tahap Akhir 2025

PKH disalurkan dalam empat tahap setiap tahun, masing-masing mencakup periode tiga bulan. Saat ini, penyaluran telah memasuki tahap keempat, yang meliputi:

Oktober 2025

November 2025

Desember 2025

Namun, waktu masuknya dana tidak serentak. Di beberapa daerah bantuan sudah cair sejak awal bulan, sementara wilayah lain baru menerima di pertengahan hingga akhir Desember, tergantung kesiapan teknis dan distribusi lokal.

Alasan PKH Tahap Akhir Belum Cair

Jika hingga kini bantuan belum diterima, KPM tidak perlu langsung khawatir. Ada sejumlah faktor yang kerap menyebabkan keterlambatan, di antaranya:

Proses validasi dan pemutakhiran data penerima

Penyaluran dilakukan bertahap per wilayah

Perbedaan jalur pencairan (bank atau kantor pos)

Jadwal distribusi daerah yang tidak seragam

Akibatnya, meski sama-sama terdaftar, waktu penerimaan bantuan antar-KPM bisa berbeda.

Cara Cek Status Bansos PKH Lewat HP

Untuk memastikan status pencairan, masyarakat bisa melakukan pengecekan mandiri melalui dua jalur resmi berikut.

1. Website Resmi Kemensos

Buka laman cekbansos.kemensos.go.id

Pilih wilayah sesuai KTP

Masukkan nama lengkap penerima

Isi kode verifikasi

Klik Cari Data

Jika terdaftar, sistem akan menampilkan nama penerima, jenis bantuan PKH, status kepesertaan, dan periode pencairan.

2. Aplikasi Cek Bansos

Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store

Login atau registrasi akun

Pilih menu Cek Bansos

Masukkan data wilayah dan nama sesuai KTP

Lakukan verifikasi dan klik Cari Data

Hasil pencocokan data akan muncul dalam hitungan detik.

Besaran Nominal PKH Tahap Akhir 2025

Besaran bantuan PKH berbeda-beda sesuai kategori penerima. Untuk tahap Oktober–Desember 2025, nominal yang diterima antara lain:

Ibu hamil: Rp750.000

Anak usia dini: Rp750.000

Siswa SD: Rp225.000

Siswa SMP: Rp375.000

Siswa SMA: Rp500.000

Penyandang disabilitas berat: Rp600.000

Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp600.000

Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000

Nominal tersebut merupakan bantuan untuk satu tahap pencairan, bukan akumulasi tahunan.

PKH Dipastikan Lanjut di Tahun 2026

Isu yang menyebut PKH akan dihentikan pada 2026 dipastikan tidak benar. Pemerintah memastikan program ini tetap berlanjut dengan target sekitar 10 juta keluarga penerima.

Besaran bantuan pada 2026 diperkirakan berkisar Rp225.000 hingga Rp1.000.000 per tahap, tergantung kategori. Selain PKH, program lain seperti BPNT, PIP, dan bantuan iuran JKN juga tetap berjalan, meski BLT Kesra Rp900.000 tidak dilanjutkan karena bersifat sementara.

PKH tahap akhir Desember 2025 menjadi pencairan terakhir di tahun ini dan disalurkan secara bertahap di seluruh Indonesia.

Bagi KPM, pengecekan rutin melalui kanal resmi Kemensos sangat dianjurkan agar tidak tertinggal informasi pencairan dan hak bantuan bisa diterima tepat waktu sebelum pergantian tahun. (*)