Perkuat Pemulihan Pascabencana di Sumatera, InJourney Salurkan Bantuan dan Dukungan ke UMKM

InJourney menyerahkan perahu nelayan kepada Desa Bedari untuk kegiatan sekolah dan aktivitas masyarakat. Kemudian bantuan kepada pelaku UMKM setempat.

Author Oleh: Rosmery C Sihombing
17 Januari 2026
<p>InJourney menyerahkan perahu nelayan kepada Desa Bedari yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sekolah dan aktivitas masyarakat. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Aceh Tamiang, Rabu, 15 Januari 2026. Bantuan juga diberikan bagi UMKM lokal. (Dok. InJourney)</p>

<p> </p>

<p> </p>

InJourney menyerahkan perahu nelayan kepada Desa Bedari yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sekolah dan aktivitas masyarakat. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Aceh Tamiang, Rabu, 15 Januari 2026. Bantuan juga diberikan bagi UMKM lokal. (Dok. InJourney)

 

 

SOKOGURU, ACEH TAMIANG- Untuk mendukung proses pemulihan pascabencana wilayah Sumatra agar aktivitas warga dapat kembali berjalan, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau In Journey kembali menyalurkan bantuan bagi.

Pada tahap ini, holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata itu menyalurkan logistik seberat 4 ton, memberikan dukungan kepada 24 UMKM berupa peralatan usaha maupun bahan baku, serta mengerahkan 44 relawan yang berasal dari InJourney Airports, InJourney Destination Management, dan InJourney Aviation Services.

Hal itu disampaikan Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Digital InJourney, Herdy Harman, dalam keterangan resmi Kementerian BUMN, Sabtu, 17 Januari 2026.

Baca juga: Pembangunan Hunian Tetap Bagi Warga Terdampak Bencana di Sumatra Dipercepat, Pemerintah Siapkan 197 Titik
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Aceh Tamiang pada Rabu, 15 Januari 2026.

Dalam kegiatan tersebut, InJourney menyerahkan perahu nelayan kepada Desa Bedari yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sekolah dan aktivitas masyarakat.

Selain itu, bantuan berupa oven, mixer, serta peralatan doorsmeer juga diberikan kepada pelaku UMKM setempat.

“Melalui program InJourney Care, kami memastikan bantuan tidak berhenti pada fase tanggap darurat, tetapi berlanjut hingga pemulihan. Pada tahap ini, kami menyalurkan logistik, menggerakkan 44 relawan lintas entitas InJourney, serta memperkuat pemulihan ekonomi warga melalui dukungan peralatan dan bahan baku bagi 24 UMKM agar dapat kembali beroperasi,” ujarnya.

Baca juga: Kemenhub Gerak Cepat dalam Proses Pemulihan Pascabencana Sumatra, Transportasi Darat Paling Parah

“Kami juga mendorong layanan kesehatan, dukungan psikososial (LDP), dan pemulihan lingkungan agar masyarakat terdampak bisa kembali beraktivitas secara aman, sehat, dan produktif,” imbuh Herdy.

Sejak bencana banjir dan tanah longsor melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Padang, InJourney secara konsisten terlibat dalam upaya penanganan bencana.

Dalam fase pascapemulihan ini, InJourney tetap hadir untuk memastikan proses pemulihan berjalan berkelanjutan sekaligus mendorong kembali roda perekonomian di wilayah Sumatera yang terdampak.

Baca juga: Kementerian UMKM Gerakkan Kembali Ekonomi Pascabencana, Tahap Rekonstruksi dan Pemulihan Dimulai

Saat ini, fokus bantuan InJourney diarahkan pada pemulihan pascabencana. Tahap pertama adalah distribusi logistik untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari pada masa awal pemulihan setelah banjir.

Tahap kedua adalah dukungan bagi UMKM sebagai langkah memulihkan perekonomian lokal, melalui pemberian peralatan usaha atau bahan baku agar kegiatan usaha dapat kembali berjalan.

Tahap ketiga mencakup layanan kesehatan dan trauma healing. InJourney menyediakan pemeriksaan serta pengobatan kesehatan dasar, sekaligus pendampingan psikososial oleh tenaga medis untuk menjaga kondisi fisik dan membantu pemulihan mental masyarakat pascabencana.

Selain itu, dilakukan pula kegiatan pemulihan lingkungan dan fasilitas umum melalui pembersihan area terdampak banjir, sehingga fungsi ruang publik dapat kembali digunakan dan aktivitas sosial masyarakat pulih secara bertahap.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para relawan InJourney juga berhasil merevitalisasi 24 sumur milik warga yang sebelumnya tidak dapat digunakan akibat lumpur yang mengeras.

Melalui proses pembersihan dan perbaikan secara bertahap, sumur-sumur tersebut kembali berfungsi dan kini dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih, sekaligus mendukung pemulihan aktivitas harian masyarakat.

“InJourney berharap seluruh bantuan dapat membantu mendukung pemulihan kegiatan masyarakat, dan juga perekonomian setempat."

"Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra lokal, InJourney berharap bantuan yang diberikan tepat sasaran dan berdampak langsung pada pemulihan pascabencana,” tutup Herdy. (SG-1)