SOKOGURU - Mencari peluang cuan menjelang bulan Ramadan memang selalu menarik, apalagi jika modal yang dibutuhkan tergolong ramah di kantong atau kurang dari lima jutaan.
Ada satu jajanan street food asal Negeri Sakura yang diprediksi bakal viral karena bentuknya mirip danggo namun disajikan dengan cara dibakar.
"Ini sate versi Jepang, unik untuk diadaptasi di Indonesia. ada yang udah pernah coba?" tulis akun TikTok @edukm.id dalam unggahannya yang mencuri perhatian.
Visual jajanan ini sangat simpel tapi punya daya tarik luar biasa, sehingga sangat potensial bagi pelaku UMKM yang ingin memulai usaha baru.
Baca Juga:
Proses memasaknya yang dibakar langsung di tempat seringkali membuat orang yang lewat menengok karena aroma dan tampilannya yang menggoda selera.
Karena masih jarang ditemukan di Indonesia, menu ini bisa menjadi pembeda di antara deretan penjual gorengan atau kolak saat waktu berbuka tiba.
Target pasarnya pun sangat luas, mulai dari anak sekolah yang suka jajan hingga orang dewasa yang gemar mengeksplorasi kuliner luar negeri.
Lokasi strategis seperti pasar kaget Ramadan, area perkantoran, atau pusat keramaian di sore hari menjadi tempat paling ideal untuk membuka lapak.
Estimasi modal awal untuk memulai bisnis ini cukup terjangkau, yakni di kisaran angka Rp5 juta saja tergantung pada kelengkapan peralatan yang dipilih.
Kebutuhan utamanya meliputi alat bakar sederhana, bahan baku adonan, tusuk sate, saus rahasia, serta meja portabel atau gerobak kecil yang praktis.
Jika satu tusuknya dihargai Rp5.000 dan mampu terjual 100 tusuk dalam sehari, maka omzet harian yang didapat bisa mencapai angka Rp500 ribu.
Dalam hitungan kasar, pendapatan kotor selama sebulan bisa menembus belasan juta rupiah jika kondisi jualan stabil dan ramai dikunjungi pembeli.
Menariknya, bisnis sate Jepang ini tidak membutuhkan keahlian memasak yang rumit, sehingga cocok bagi pemula yang baru terjun ke dunia UMKM kuliner.
Dengan strategi pemasaran yang tepat di media sosial, bukan tidak mungkin lapak sate Jepang milik Anda bakal antre panjang setiap menjelang waktu magrib.
Segera persiapkan konsep dagangan Anda sebelum bulan puasa tiba agar bisa mencuri start dan meraih keuntungan maksimal dari tren kuliner unik ini. (*)