Sering Parkir di Alfamart Tapi Tak Pernah Lihat Bosnya? Ternyata Ini Penyebab Sebenarnya!

Pengendara sering mampir ke ritel modern, tapi tahu tidak kenapa bos Alfamart tak pernah ada di lokasi? Simak bedanya dengan UMKM yang siaga melayani 24 jam.

Author Oleh: Cikal Sundana
16 Februari 2026
<p>Rahasia Sukses Bos Alfamart - Banyak yang penasaran kenapa bos Alfamart tak pernah muncul saat warga belanja. Ternyata ada perbedaan mentalitas yang sangat mencolok dengan toko kelontong.</p>

Rahasia Sukses Bos Alfamart - Banyak yang penasaran kenapa bos Alfamart tak pernah muncul saat warga belanja. Ternyata ada perbedaan mentalitas yang sangat mencolok dengan toko kelontong.

SOKOGURU - Beda Banget! Alasan Bos Alfamart Tak Pernah Muncul di Toko Terungkap, Ternyata Ini Rahasia Dibaliknya.
Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa sosok pemilik ritel raksasa Alfamart seolah menjadi misteri dan tak pernah menampakkan batang hidungnya di gerai?

Fenomena ini seringkali memancing rasa penasaran konsumen yang terbiasa berbelanja di sana, namun hanya bertemu dengan para karyawan berseragam saja.

Menanggapi hal tersebut, sebuah unggahan dari akun TikTok @clip.haryantokandani berjudul "Kenapa Bos Alfamart gak Pernah Muncul" memberikan ulasan menarik mengenai perbedaan mendasar antara bisnis ritel besar dan toko kelontong.

"Siapa yang pernah lihat bosnya Alfamar? Saya yakin enggak ada, enggak pernah anda lihat," ungkap narator dalam video tersebut membuka diskusi yang cukup hangat.

Ia menjelaskan bahwa dengan belasan ribu gerai, sosok yang paling sering ditemui pelanggan hanyalah kepala toko atau mungkin supervisor yang sedang bertugas.

"13 ribu atletnya kurang lebih, yang ada paling-paling anda lihat itu kepala toko, yang pas lagi kunjungan namanya itu supervisor area," lanjutnya lagi.

Kondisi ini sangat kontras dengan warung atau toko kelontong di mana pemiliknya biasanya terjun langsung melayani pembeli hingga larut malam sekalipun.

Perbedaan mencolok ini ternyata berkaitan erat dengan apa yang disebut sebagai business owner mentality atau mentalitas sebagai pemilik usaha yang sesungguhnya.

Dalam video itu digambarkan bagaimana karyawan toko modern terkadang sudah bersiap menutup rolling door meski jam operasional belum benar-benar habis.

"Biasanya kadang-kadang nih kita jam sembilanan lewat setengah 10, mereka udah setengah tutup rolling doornya, lampu setengah mati," jelas sang narator.

Sikap enggan melayani pelanggan di menit-menit terakhir ini muncul karena karyawan merasa tidak memiliki urgensi yang sama dengan sang pemilik modal.

"Maaf ya, udah tutup, udah mau tutup besok aja ya. Lihat, kenapa dia bilang begitu? Karena dia enggak berpusing," tambahnya menggambarkan situasi tersebut.

Berbeda cerita jika Anda datang ke toko kelontong milik perseorangan, di mana sang pemilik justru akan dengan senang hati melayani meski hari sudah malam.

"Tapi kalau anda ke warung toko kelontong, yang jaga siapa biasanya? Si engkohnya, si abahnya, pak hajinya, tergantung tokonya dimana ya," pungkasnya. (*)