SOKOGURU, JAKARTA - Di tengah maraknya tren cuan instan melalui aplikasi penghasil uang, banyak pengguna dompet digital tergoda dengan tawaran saldo DANA gratis hingga Rp399.000 hanya bermodal HP dan koneksi internet.
Salah satu aplikasi yang tengah viral adalah EarnBay, yang mengklaim memberikan saldo digital tanpa perlu deposit, tanpa undang teman, dan cukup dengan menyelesaikan misi harian ringan. Sekilas tampak menarik, tapi benarkah seaman dan sepraktis itu?
EarnBay dan Janji Saldo DANA Gratis: Realita atau Gimmick?
EarnBay menjanjikan cuan instan lewat misi sederhana seperti absen harian, menonton video, dan klik iklan.
Klaimnya, pengguna cukup daftar via email atau nomor WhatsApp dan bonus awal langsung masuk.
Tidak ada syarat ribet atau sistem referral yang memaksa. Banyak testimoni positif beredar di media sosial, menyebutkan saldo mereka benar-benar cair ke akun DANA.
Baca Juga:
Namun, tetap perlu sikap kritis: apakah ini hanya strategi viral marketing atau memang aplikasi legit yang bisa dipercaya?
Menurut beberapa pengguna, "EarnBay tidak meminta data sensitif seperti KTP maupun rekening pribadi, dan proses penarikannya cukup mulus."
Kendati demikian, sejumlah pengamat digital tetap menyarankan kehati-hatian. Penggunaan akun email atau WA cadangan, serta tidak asal klik tautan dari luar aplikasi, penting untuk meminimalisasi risiko penyalahgunaan data atau penipuan berkedok cuan instan.
5 Poin Penting yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Menggunakan EarnBay
Legalitas Aplikasi
Hingga saat ini, EarnBay belum terdaftar secara resmi di OJK atau lembaga pengawas fintech Indonesia. Artinya, aplikasi ini beroperasi tanpa pengawasan langsung, dan risikonya ditanggung pengguna.
Baca Juga:
Tidak Ada Garansi Pembayaran
Meski banyak yang mengaku berhasil menarik saldo, tidak ada jaminan bahwa sistem pembayaran akan konsisten. Aplikasi semacam ini rentan berubah sistem atau bahkan tutup tiba-tiba.
Ketersediaan dan Keaslian Link Resmi
Pengguna harus memastikan mengunduh aplikasi hanya dari situs resmi atau link terpercaya. Banyak link palsu yang menjebak pengguna ke situs scam.
Potensi Iklan dan Monetisasi Sepihak
Aplikasi bisa memonetisasi klik dan tampilan iklan tanpa transparansi pembagian keuntungan dengan pengguna. Ini patut diwaspadai jika aplikasi mendadak banyak menampilkan iklan mengganggu.
Dampak Psikologis dan Ketergantungan
Aplikasi dengan sistem misi harian dapat memicu kecanduan mikrotransaksi. Pengguna bisa terdorong menghabiskan waktu demi saldo kecil yang tak sebanding dengan tenaga dan waktu. (*)