Surabaya Vaganza 2024: Perayaan Meriah dengan Semangat Sejarah dan Inovasi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi tampil memukau dalam busana tradisional Manten Pegon, diiringi oleh Forkopimda Kota Surabaya.

Author Oleh: Deri Dahuri
27 Mei 2024
Ribuan warga, baik dari dalam maupun luar kota, memenuhi bahu jalan sepanjang rute parade Surabaya Vaganza 2024 dari Tugu Pahlawan hingga Alun-Alun Surabaya. (Dok.Pemkot Surabaya)

SURABAYA kembali bergelora dengan kemeriahan Surabaya Vaganza 2024, sebuah perayaan spektakuler dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-731 pada Senin (27/5). 

 

Ribuan warga, baik dari dalam maupun luar kota, memenuhi bahu jalan sepanjang rute parade dari Tugu Pahlawan hingga Alun-Alun Surabaya. 

 

Antusiasme terlihat di wajah mereka yang menikmati beragam penampilan penuh warna dan budaya.

 

Baca juga: Tangani Anak Stunting, Pemkot Surabaya Sediakan Kolam Renang Gratis

 

Kemeriahan Parade Mobil Hias dan Pawai Budaya

 

Acara ini diawali dengan Parade Mobil Hias yang diikuti berbagai instansi, menampilkan kreativitas dan inovasi dalam menghias kendaraan mereka. 

 

Menyusul di belakang, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi tampil memukau dalam busana tradisional Manten Pegon, diiringi oleh Forkopimda Kota Surabaya.

 

Tema Sejarah: “The Chronicle of Surabaya”


Tema tahun ini, “The Chronicle of Surabaya”, menceritakan perjalanan panjang sejarah Kota Pahlawan dari masa ke masa. 

 

Pawai Budaya yang diikuti berbagai etnis menampilkan kekayaan budaya Nusantara, memperkuat semangat persatuan dan kebanggaan akan warisan budaya.

 

Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan pentingnya mengenang sejarah Surabaya. 

 

“Alhamdulillah tahun ini lebih meriah karena Surabaya Vaganza memiliki tema yang menceritakan sejarah Surabaya dari masa lampau hingga hari ini. Kami mengajak warga untuk mengingat kembali sejarah Surabaya,” ujar Eri seusai acara.

 

Baca juga: Pemkot Surabaya Beri Bantuan Alat Tangkap Ikan kepada Nelayan di Kejeran dan Tambak Wedi

 

Kebanggaan pada Busana Tradisional

 

Wali Kota Eri bersama istrinya sengaja mengenakan busana Manten Pegon, sebagai bentuk penghormatan terhadap kebudayaan lokal. 

 

“Saya harus mengenalkan kembali, mengingatkan warga bahwa kita punya kebanggaan, yaitu busana Manten Pegon. Sebagai warga Kota Surabaya, kita harus terus mengingat bahwa busana Manten Pegon adalah kebanggaan kita,” tegasnya.


 

Meskipun acara tahun ini sukses besar, Wali Kota Eri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas Surabaya Vaganza di masa mendatang. 

 

Evaluasi akan dilakukan, terutama terkait ketepatan waktu dan durasi penampilan.

 

“Kami merencanakan acara selesai sekitar pukul 17.00 WIB, sebelum magrib. Penampilan dan atraksi peserta harus sesuai waktu yang ditentukan agar acara berjalan lancar,” kata Eri.

 

Ia juga menjanjikan bahwa Surabaya Vaganza tahun depan akan lebih meriah dan berbeda. 

 

“Surabaya Vaganza akan terus berbeda setiap tahunnya sesuai tema yang kami angkat. Tunggu saja tema tahun depan, insyaallah akan lebih menarik lagi,” tambahnya.

 

Baca juga: Kota Surabaya Kembali Gulirkan Wisata Kuliner "Senja Surya 3.0"


Di penghujung acara, Eri mengingatkan warga untuk selalu mengenang perjalanan panjang sejarah Surabaya, yang dibangun dengan kasih sayang, kerukunan, dan saling menghormati. 

 

“Semangat warga Kota Surabaya karena guyub rukun ini akan kita tuangkan juga ke dalam Kampung Madani di kampung-kampung Surabaya,” pungkas Eri sebagaimana dilansir situs Pemkot Surabaya, Senin (27/5).

 

Surabaya Vaganza 2024 bukan sekadar perayaan, tetapi juga refleksi perjalanan sejarah dan inovasi untuk masa depan kota yang lebih baik. 

 

Kemeriahan tahun ini menjadi bukti semangat warga Surabaya dalam menjaga tradisi dan menyongsong kemajuan. (SG-2)