SokoKreatif

Dorong Potensi Game Lokal, Kemenparekraf Gelar Kompetisi Hari Game Indonesia

Seluruh peserta kompetisi juga akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti berbagai workshop dan pelatihan yang akan diselenggarakan oleh Kemenparekraf. 
 

By Rosmery C Sihombing  | Sokoguru.Id
16 Juli 2024
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama, Nia Niscaya. (Dok. Pribadi)

JUMLAH pemain game di Indonesia mencapai 174,1 juta pada 2022. Angka itu berkontribusi sebesar 43% dari seluruh pemain game (gim) di Asia Tenggara. Hal ini  menunjukkan potensi besar industri game di tanah air. 

 

Melihat fakta tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berupaya mendorong pertumbuhan industri gim lokal melalui berbagai inisiatif strategis. Salah satunya dengan menggelar  Kompetisi Hari Game Indonesia  pada 8 Agustus 2024.

 

Hal itu disampaikan Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama, Nia Niscaya dalam acara "The Weekly Brief with Sandiaga Uno", di Jakarta, Senin (15/7).

 

Baca juga: Kemendag Dorong UKM Sektor 'Animation, Comic, and Game' (ACG) Berorientasi Ekspor

 

Namun, katanya, pasar gim lokal masih menguasai hanya 0,5%, ini menandakan perlunya dorongan lebih lanjut untuk memajukan gim buatan dalam negeri.

 

"Kami mengajak seluruh pengembang gim untuk mendaftarkan game terbaik mereka dalam Kompetisi Hari Game Indonesia. Acara ini bertujuan untuk membantu promosi dan membuka akses pasar bagi game nasional," ujar Ibu Nia.

 

Kompetisi tersebut, lanjutnya, terbuka untuk semua studio atau tim pengembang gim di Indonesia. Pendaftaran dibuka mulai 8 hingga 16 Juli 2024. 

 

Baca juga: Di Robogames 2024-San Francisco Tim Robotika Indonesia Sabet 9 Medali

 

Delapan gim yang terpilih akan mendapatkan kesempatan untuk tampil di stand Kemenparekraf pada acara Game Prime 2024, yang akan diselenggarakan pada 17-18 Agustus mendatang. Selain itu, para pemenang juga akan mendapatkan fasilitasi dan insentif promosi menarik lainnya.

 

"Setiap studio atau tim developer diperbolehkan mengajukan lebih dari satu gim, namun yang akan dipilih tetap hanya satu game terbaik," imbuh Nia.

 

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung pengembangan industri game dalam negeri. Hal ini juga sejalan dengan Perpres Nomor 19 tahun 2024 tentang percepatan pengembangan industri game nasional, yang bertujuan untuk meningkatkan promosi dan membuka akses pasar bagi game lokal.

 

Baca juga: Game Indonesia Terus Didorong Masuk Pasar Industri Game Global

 

Pendapat senada juga disampaikan Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf, Hanif. Menurutnya, Kompetisi Hari Game Indonesia adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam mendukung industri game lokal. 

 

“Dengan adanya kompetisi ini, kami berharap para pengembang game dapat lebih termotivasi untuk menciptakan karya-karya yang inovatif dan berdaya saing tinggi," ujarnya.

 

Beliau menambahkan bahwa Kemenparekraf akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan industri game di Indonesia dapat tumbuh dan berkembang. 

 

"Kami akan terus melakukan berbagai inisiatif dan kolaborasi untuk mendorong ekosistem industri game yang sehat dan berkelanjutan," tambahnya.


Dukungan pemerintah

Sementara itu, Direktur Kajian Strategis Kemenparekraf, Agustini Rahayu, menekankan, pentingnya dukungan pemerintah dalam memberikan fasilitas dan insentif kepada para pengembang game. 

 

"Kami memahami industri game memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam hal pendanaan dan akses ke pasar. Oleh karena itu, melalui kompetisi ini, kami ingin memberikan dukungan penuh kepada para pengembang game lokal," jelas Ibu Agustini.

 

Seluruh peserta kompetisi juga akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti berbagai workshop dan pelatihan yang akan diselenggarakan oleh Kemenparekraf. 

 

Workshop  akan menghadirkan berbagai ahli di bidang game development, pemasaran, dan bisnis untuk memberikan wawasan dan pengetahuan yang berguna bagi para pengembang gim.

 

"Kami ingin memastikan bahwa para peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar dan berkembang. Dengan demikian, mereka dapat menghasilkan game-game berkualitas tinggi yang mampu bersaing di pasar global," tambah Ibu Agustini.

 

Kompetisi Hari Game Indonesia diharapkan dapat menjadi momentum bagi industri game dalam negeri untuk semakin berkembang dan berdaya saing di kancah internasional. Para pengembang game di seluruh Indonesia diundang untuk berpartisipasi dan menunjukkan karya terbaik mereka. (Fajar Ramadan/SG-1)