Cara Rahasia Penjaga Lapangan Raup Rp100 Juta Sebulan Lewat HP, Simak Triknya!

Capek kerja gaji pas-pasan? Intip cara Jordan Achay raup omzet Rp100 juta per bulan cuma modal rekam kerja di stadion. Klik untuk rahasia sukses bisnis J Sprays

Author Oleh: Cikal Sundana
03 Januari 2026
<p>Ide Menguntungkan - Siapa sangka video garis lapangan bisa jadi mesin uang? Simak kisah inspiratif Jordan Achay bangun bisnis sampingan fantastis tanpa modal besar. Baca selengkapnya!</p>

Ide Menguntungkan - Siapa sangka video garis lapangan bisa jadi mesin uang? Simak kisah inspiratif Jordan Achay bangun bisnis sampingan fantastis tanpa modal besar. Baca selengkapnya!

SOKOGURU - Bagaimana cara memulai bisnis dari nol tanpa modal besar? Jordan Achay membuktikan bahwa kata kunci uniq terletak pada konsistensi membangun audiens melalui konten otentik. 

Pria berusia 28 tahun ini sukses menyulap profesi penjaga lapangan di SoFi Stadium menjadi ladang cuan lewat brand J Sprays yang kini mendunia.

Melansir laporan dari laman entrepreneur.com, perjalanan Jordan bermula dari rutinitas sederhana di stadion megah Los Angeles. 
https://www.entrepreneur.com/side-hustle/how-to-start-a-side-hustle/this-28-year-old-was-working-as-a-groundskeeper-for-sofi-stadium-when-he-started-a-side-hustle-averaging-6500-a-month

Ia hanya bermodalkan kamera ponsel untuk mengabadikan detail perawatannya terhadap rumput stadion NFL. 

Siapa sangka, dokumentasi teknis yang awalnya hanya untuk teman justru memicu lahirnya ekosistem bisnis yang stabil dan menjanjikan.

Video-video Jordan mulai mencuri perhatian publik di TikTok sejak akhir tahun 2021 silam. 

Ia merekam proses pengecatan garis lapangan hingga persiapan detail pertandingan sepak bola kampus dengan sangat estetis. 

Tanpa skenario rumit, kejujuran kontennya justru menjadi daya tarik utama bagi para pengguna media sosial.

Sebagai mantan atlet bisbol, Jordan awalnya ingin membuka klinik olahraga bagi anak muda. 

Namun, ia menyadari adanya celah pasar yang besar dalam jasa perawatan permukaan lapangan profesional. 

Dari sinilah ia mulai membangun kredibilitas brand melalui edukasi visual yang jarang diketahui oleh orang awam.

Tantangan Membangun Kemandirian

Transisi dari karyawan menjadi pengusaha menuntut mentalitas yang jauh lebih kuat. 

Jordan harus mengelola segala keterbatasan sumber daya secara mandiri tanpa dukungan fasilitas stadion besar seperti sebelumnya. 

Kesalahan teknis pun seringkali menjadi pelajaran yang sangat mahal harganya bagi bisnisnya.

Salah satu momen sulit terjadi saat ia salah mengencerkan cat yang mengakibatkan mesin pengecatnya rusak total. 

Ironisnya, pendapatan dari proyek tersebut seharusnya digunakan untuk biaya perbaikan alat-alat kerjanya yang lain. 

Namun, kegagalan tersebut justru menempa ketelitiannya dalam menjalankan operasional bisnis J Sprays ke depannya.

Konsistensi Menuju Stabilitas Finansial

Setelah tiga tahun jatuh bangun, bisnis sampingan ini mulai membuahkan hasil finansial yang sangat signifikan. 

Jika awalnya hanya menghasilkan puluhan juta, kini omzetnya stabil di angka 6.500 dolar AS tiap bulannya. 

Pertumbuhan ini sejalan dengan meningkatnya jumlah pengikut setia di berbagai platform digital miliknya.

Strategi Jordan bertumpu pada dua pilar utama: produksi konten kreatif dan eksekusi jasa di lapangan. 

Kedua aspek ini saling mendukung; konten yang viral mendatangkan klien baru secara organik setiap waktu. 

Hal ini menciptakan siklus bisnis yang sehat tanpa perlu mengeluarkan biaya iklan yang besar.

Manajemen Waktu Sang Petarung

Meski bisnisnya telah mapan, Jordan tetap mempertahankan pekerjaan utamanya hingga saat ini. 

Ia mendedikasikan waktu minimal dua jam setiap hari untuk mengurus J Sprays di sela kesibukannya. 

Begadang dan kurang tidur menjadi makanan sehari-hari demi menjaga ritme pertumbuhan bisnis impian yang ia rintis.

Bagi Jordan, kepuasan batin jauh melampaui sekadar angka-angka di dalam rekening banknya. 

Ia menikmati kebebasan mengatur strategi bisnis sendiri dan memberikan apresiasi pada profesi penjaga lapangan. 

Kemandirian finansial yang diraihnya merupakan bonus dari kerja keras dan ketekunan yang luar biasa konsisten.

Pesan untuk Calon Pengusaha

Jordan menekankan pentingnya melakukan validasi pasar sebelum benar-benar terjun secara penuh di dunia bisnis. 

Ia percaya bahwa motivasi yang kuat harus dibarengi dengan bukti nyata bahwa ide tersebut menguntungkan. 

“Saya mencoba banyak hal sampai satu di antaranya berhasil. Yang penting, pastikan ada bukti bisa menghasilkan uang, bisa dikerjakan dengan baik, dan punya motivasi lebih dari sekadar uang.”

Butuh waktu dua tahun bagi Jordan untuk benar-benar memahami arah dan tujuan dari brand yang ia bangun. 

Kini, visinya semakin tajam, prioritas hidupnya lebih tertata, dan arus kas masuk semakin deras. 

Kisah Jordan adalah bukti bahwa dedikasi pada hal kecil bisa membuka pintu peluang besar.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Bagaimana cara memulai bisnis sampingan dari pekerjaan utama? 
Mulailah dengan mendokumentasikan keahlian yang Anda miliki saat ini, seperti yang dilakukan Jordan, dan konsisten menyisihkan waktu setidaknya 1-2 jam sehari.

2. Apakah perlu modal besar untuk memulai bisnis jasa seperti J Sprays? 
Tidak selalu. Jordan memulai hanya dengan ponsel dan peralatan yang ada, lalu mengembangkan alat-alatnya seiring dengan keuntungan yang didapatkan.

3. Berapa lama waktu yang dibutuhkan agar bisnis sampingan stabil? 
Berdasarkan pengalaman Jordan, dibutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 tahun untuk mencapai pendapatan yang stabil dan pengikut media sosial yang loyal.

4. Mengapa konten media sosial penting bagi bisnis jasa? 
Konten berfungsi sebagai portofolio visual yang membangun kepercayaan calon klien dan menjangkau audiens yang lebih luas secara organik tanpa biaya iklan.

5. Apa tantangan terbesar menjadi pengusaha mandiri? 
Tantangan terbesarnya adalah manajemen risiko dan pengelolaan sumber daya yang terbatas, di mana setiap kesalahan teknis harus ditanggung sendiri secara finansial. (*)