SOKOGURU - Banyak orang yang menyimpan emas bukan hanya untuk investasi, tapi juga sebagai 'tabungan darurat'.
Ketika butuh dana cepat, muncul pertanyaan: apakah emas bisa dijadikan jaminan pinjaman? Jawabannya adalah Ya, bisa banget!
Kenapa Emas Cocok Jadi Jaminan Pinjaman?
Emas dianggap sebagai aset yang stabil nilainya. Berbeda dengan barang elektronik atau kendaraan yang cepat turun harga, emas justru cenderung naik dari tahun ke tahun.
Karena itu, bank dan lembaga keuangan berani menerima emas sebagai jaminan pinjaman.
Selain itu, proses gadai emas biasanya lebih cepat dan sederhana dibanding pinjaman tanpa agunan.
Kamu cukup membawa emas (baik dalam bentuk perhiasan maupun logam mulia) ke lembaga keuangan yang terpercaya.
Bagaimana Cara Menggadaikan Emas?
1. Siapkan Emas – Pastikan emas yang kamu miliki asli dan dalam kondisi baik.
2. Datang ke Lembaga Gadai atau Bank – Pilih tempat yang resmi, seperti Pegadaian atau bank yang punya layanan gadai emas.
3. Taksir Nilai Emas – Pihak bank/pegadaian akan menaksir harga emas sesuai kadar dan beratnya.
4. Dapatkan Pinjaman – Besarnya pinjaman biasanya sekitar 70–90% dari nilai emas.
5. Bayar Cicilan atau Tebus – Kamu bisa membayar sesuai perjanjian, lalu emas akan dikembalikan setelah lunas.
Kelebihan dan Kekurangan Gadai Emas
Kelebihan:
- Proses cepat, bahkan bisa cair dalam hitungan jam.
- Nilai emas cenderung stabil.
- Bisa ditebus kembali setelah pinjaman lunas.
Kekurangan:
- Pinjaman tidak 100% dari nilai emas, hanya sebagian.
- Jika telat bayar, emas bisa dilelang.
Jadi, Apakah Aman?
Selama kamu memilih lembaga resmi dan bisa disiplin membayar cicilan, gadai emas adalah cara aman untuk mendapatkan dana cepat tanpa harus menjual aset berharga itu.
Jadi, kalau suatu hari kamu butuh dana darurat, jangan panik. Emas yang kamu simpan bisa jadi penyelamat keuangan kamu. (*)