SokoBerita

Wajib Tahu! Begini Mekanisme Penyaluran Bansos hingga ke Penerimanya

Mekanisme penyaluran bansos di Indonesia pertama tama melalui pendataan lalu verifikasi, penetapan, penyaluran tunai/non-tunai, serta pengawasan ketat.

By Desna Agustina Lesmana  | Sokoguru.Id
27 Agustus 2025
<p>Ilustrasi dana bansos. Perlu diketahui, begini mekanisme penyaluran bansos hingga sampai ke penerima yang berhak. (sumber: sokoguru)</p>

Ilustrasi dana bansos. Perlu diketahui, begini mekanisme penyaluran bansos hingga sampai ke penerima yang berhak. (sumber: sokoguru)

SOKOGURU - Bantuan Sosial (bansos) menjadi salah satu program penting pemerintah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. 

Namun, masih banyak orang yang bertanya-tanya: sebenarnya bagaimana sih mekanisme penyaluran bantuan sosial di Indonesia? 

Supaya tidak bingung, yuk kita bahas dengan bahasa sederhana.

Apa Itu Bantuan Sosial?

Bantuan sosial adalah program dari pemerintah berupa uang tunai, sembako, hingga bantuan pendidikan dan kesehatan yang ditujukan untuk masyarakat kurang mampu.

Tujuannya jelas, yaitu meringankan beban ekonomi rakyat dan meningkatkan kesejahteraan.

Mekanisme Penyaluran Bansos

Penyaluran bansos di Indonesia melewati beberapa tahapan yang terstruktur agar tepat sasaran:

1. Pendataan Penerima

Pemerintah daerah mendata masyarakat yang layak menerima bansos melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Data ini terus diperbarui agar sesuai dengan kondisi terbaru.

2. Verifikasi dan Validasi

Setelah didata, nama penerima diverifikasi agar tidak ada data ganda atau penerima fiktif. Proses ini dilakukan bersama Kementerian Sosial dan dinas terkait.

3. Penetapan Penerima Manfaat

Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial menetapkan daftar penerima manfaat berdasarkan hasil verifikasi.

4. Penyaluran Bantuan

- Bantuan Tunai: biasanya disalurkan lewat bank Himbara (BRI, BNI, BTN, Mandiri) atau Kantor Pos.

- Bantuan Non-Tunai: berupa sembako, kartu Indonesia Pintar (KIP), kartu Indonesia Sehat (KIS), atau program keluarga harapan (PKH).

5. Pengawasan dan Evaluasi

Setelah bansos disalurkan, ada pengawasan dari pemerintah pusat, daerah, hingga masyarakat agar bantuan benar-benar sampai ke penerima yang berhak.

Tantangan Penyaluran Bansos

Meski sudah terstruktur, masih ada beberapa tantangan seperti data yang belum akurat, keterlambatan penyaluran, hingga kasus penyelewengan. 

Oleh karena itu, peran transparansi dan partisipasi masyarakat sangat penting.

Mekanisme penyaluran bansos di Indonesia dibuat agar tepat sasaran, transparan, dan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan. 

Dengan pendataan yang baik serta pengawasan ketat, bansos diharapkan bisa benar-benar bermanfaat untuk rakyat kecil.(*)