SOKOGURU – Kabar gembira datang untuk 18,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) beras 20 kg serta saldo tambahan Rp400.000 untuk penerima BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai). Penyaluran dilakukan secara bertahap mulai pertengahan Juli 2025.
Dalam video yang diunggah kanal YouTube Diari Bansos, dijelaskan bahwa “saldo Rp400.000 telah masuk ke KKS di sejumlah wilayah, terutama di Provinsi Aceh, termasuk Kabupaten Aceh Utara dan Subulussalam.”
Distribusi bansos ini mencakup KPM murni penerima BPNT maupun KPM gabungan PKH + BPNT.
Kartu KKS dari Bank BSI, BRI, BNI, dan Mandiri Sudah Cair Bertahap
Penebalan BPNT senilai Rp400.000 merupakan alokasi bantuan untuk Juni–Juli 2025. Keempat bank Himbara Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BSI telah menyelesaikan proses pencairan.
Namun, pencairan tetap dilakukan secara bertahap karena sebagian besar data masih dalam proses distribusi ulang (burkol) dari PT Pos ke sistem perbankan.
Surat resmi dari Kemensos tertanggal 8 Juli 2025 menyebut bahwa Bank BRI siap mendistribusikan 181.293 kartu KKS kepada KPM yang sebelumnya menerima bansos via Pos.
Kartu dan buku tabungan tersebut akan diserahkan langsung kepada KPM setelah berkoordinasi dengan dinas sosial kabupaten/kota dan pendamping PKH. Pelaporan pendistribusian ditargetkan rampung paling lambat 18 Juli 2025.
Bantuan Beras 20 Kg Siap Disalurkan Juli Ini
Tak hanya bantuan tunai, pemerintah juga akan mendistribusikan 20 kg beras untuk setiap KPM sebagai bagian dari Program Bantuan Pangan SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan). Bantuan ini mencakup alokasi Juni dan Juli 2025, masing-masing 10 kg per bulan.
Meskipun tanggal pasti pencairannya belum diumumkan, sejumlah sumber terpercaya menyebutkan bahwa distribusi akan dimulai pada Juli 2025.
Bantuan ini akan disalurkan langsung melalui mitra distribusi pangan yang telah ditunjuk pemerintah.
Gunakan Bansos Sesuai Peruntukan, Hindari Risiko Pencoretan!
Dalam pesan moralnya, Diari Bansos menegaskan pentingnya penggunaan bansos secara tepat. BPNT ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti:
- Karbohidrat (beras, jagung, dll.)
- Protein hewani dan nabati
- Sayuran dan buah
- Minyak goreng, garam, dan vitamin
Kemensos dan PPATK saat ini juga tengah mengevaluasi sekitar 1,9 juta KPM dan membekukan 10 juta rekening, menyusul dugaan penyalahgunaan bansos, termasuk untuk top-up judi online.
“Jika terbukti menyalahgunakan bantuan, bansos dapat dihentikan dan nama KPM dicoret dari DTKS,” tulis keterangan resmi Kemensos dalam surat edaran terbaru.
Baca Juga:
Catat! Jadwal Penting Bansos Juli 2025:
- Penebalan BPNT senilai Rp400.000
Sudah mulai dicairkan secara bertahap melalui kartu KKS masing-masing KPM. Saldo dapat dicek di e-warong atau ATM bank Himbara.
- Bantuan beras 20 kg per KPM
Merupakan alokasi beras 10 kg untuk Juni dan 10 kg untuk Juli 2025. Penyaluran mulai berlangsung pada bulan Juli ini.
- Distribusi KKS hasil burkol dari Bank BRI
Sebanyak 181.293 KPM yang sebelumnya menerima via Pos kini dialihkan ke BRI dan akan menerima kartu KKS hingga 18 Juli 2025.
Penyaluran bansos via PT Pos Indonesia (wilayah 3T, lansia, disabilitas, dan non-produktif)
Penyaluran bansos untuk kelompok prioritas ini berlangsung maksimal hingga 17 Juli 2025.(*)