SokoBerita

Biar Tidak Salah Menggunakan Bansos, Hindari 10 Kesalahan Umum Ini!

Dapat Bantuan Sosial dari pemerintah? Wajib tahu 10 kesalahan umum ini agar bantuan tidak dicabut dan tetap bisa digunakan sesuai dengan peruntukannya.

By Penulis 3  | Sokoguru.Id
18 Mei 2025
<p>Ilustrasi uang penerima bansos. Sudah terima Bansos? Jangan sampai salah gunakan! Ini 10 kesalahan yang sering terjadi. Foto: Pixabay</p>

Ilustrasi uang penerima bansos. Sudah terima Bansos? Jangan sampai salah gunakan! Ini 10 kesalahan yang sering terjadi. Foto: Pixabay

SOKOGURU - Bantuan Sosial (Bansos) merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk membantu masyarakat prasejahtera dalam memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kesejahteraan. 

Namun, dalam pelaksanaannya, terdapat berbagai kesalahan yang dilakukan oleh penerima manfaat yang dapat mengurangi efektivitas program ini.

Berikut adalah sepuluh kesalahan umum yang harus dihindari oleh penerima Bansos:

Menggunakan Dana Bansos untuk Kebutuhan Konsumtif yang Tidak Prioritas

Dana Bansos seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, kesehatan, dan pendidikan. 

Namun, beberapa penerima menggunakannya untuk membeli barang-barang konsumtif yang tidak mendesak, seperti gadget terbaru atau barang mewah lainnya. 

Hal ini bertentangan dengan tujuan utama Bansos dan dapat menghambat upaya peningkatan kesejahteraan.

Memberikan Informasi yang Tidak Akurat saat Pendataan

Ketepatan data sangat penting dalam penyaluran Bansos. Memberikan informasi yang tidak akurat, seperti menyembunyikan penghasilan tambahan atau status pekerjaan.

Hal ini dapat menyebabkan ketidaktepatan sasaran dan merugikan mereka yang lebih membutuhkan. 

Kementerian Sosial menekankan pentingnya kejujuran dalam proses pendataan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Tidak Menggunakan Dana Sesuai dengan Tujuan Program

Beberapa program Bansos memiliki tujuan spesifik, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) yang mensyaratkan penggunaan dana untuk pendidikan dan kesehatan anak. 

Mengalihkan dana untuk keperluan lain dapat menyebabkan pelanggaran terhadap ketentuan program dan berpotensi mengakibatkan penghentian bantuan.

Mengabaikan Kewajiban dalam Program Bersyarat

Program bersyarat seperti PKH mengharuskan penerima memenuhi kewajiban tertentu, seperti memastikan anak-anak bersekolah dan mengikuti pemeriksaan kesehatan rutin. 

Mengabaikan kewajiban ini dapat menyebabkan sanksi, termasuk penghentian bantuan. 

Kemensos menekankan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan program untuk keberlanjutan bantuan.

Tidak Menyimpan Bukti Transaksi atau Struk Pembelanjaan

Menyimpan bukti transaksi penting untuk keperluan verifikasi dan audit. Kementerian Sosial melakukan pengawasan terhadap penggunaan dana Bansos.

Bukti pembelanjaan dapat membantu memastikan dana digunakan sesuai dengan tujuan program. 

Mengabaikan hal ini dapat menimbulkan kecurigaan dan potensi masalah administratif.

Menerima Bantuan Ganda dari Program yang Sama

Beberapa penerima secara tidak sengaja atau sengaja menerima bantuan ganda dari program yang sama, misalnya menerima Bansos Tunai dan Program Sembako secara bersamaan. 

Hal ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan dalam distribusi bantuan dan merugikan penerima lain. Kemensos terus memperbaiki data untuk mencegah duplikasi penerima.

Menjual atau Mengalihkan Bantuan kepada Pihak Lain

Menjual atau mengalihkan bantuan, seperti menjual sembako yang diterima, merupakan pelanggaran terhadap ketentuan program. 

Tindakan ini tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga dapat mengakibatkan sanksi administratif atau hukum.

Bantuan seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan keluarga penerima.

Tidak Melaporkan Perubahan Status Sosial atau Ekonomi

Jika terjadi perubahan dalam status sosial atau ekonomi, penerima seharusnya melaporkan hal ini kepada pihak berwenang. 

Kegagalan melaporkan perubahan dapat menyebabkan ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran Bansos dan menghambat bantuan kepada mereka yang lebih membutuhkan.

Tidak Mengikuti Sosialisasi atau Pelatihan yang Diselenggarakan

Kementerian Sosial dan instansi terkait sering mengadakan sosialisasi atau pelatihan untuk meningkatkan pemahaman penerima tentang penggunaan dana Bansos. 

Tidak mengikuti kegiatan ini dapat menyebabkan kurangnya pemahaman tentang hak dan kewajiban, serta cara penggunaan dana yang efektif.

Menggunakan Dana untuk Kegiatan yang Bertentangan dengan Hukum

Menggunakan dana Bansos untuk kegiatan ilegal, seperti perjudian atau pembelian barang terlarang, merupakan pelanggaran serius. 

Tindakan ini tidak hanya melanggar hukum tetapi juga mencederai tujuan mulia dari program Bansos. 

Penerima yang terbukti melakukan pelanggaran dapat dikenai sanksi hukum dan administratif.

Dana Bansos merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan. 

Agar bantuan ini efektif dan tepat sasaran, penerima diharapkan menggunakan dana dengan bijak dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menghindari kesalahan-kesalahan di atas akan membantu memastikan bahwa program Bansos mencapai tujuannya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)