SokoLokal

PKH 2025: Hanya Lansia dan Disabilitas Berat yang Terima Rp600 Ribu, Ini Rinciannya

Kemensos umumkan PKH 2025. Hanya lansia dan disabilitas berat yang menerima Rp600 ribu, simak rincian lengkap bantuan sosial untuk setiap kategori penerima.

By Ratu Putri Ayu  | Sokoguru.Id
21 Agustus 2025
<p>Bantuan PKH 2025 resmi diumumkan. Ketahui daftar penerima, mulai dari anak sekolah hingga korban HAM berat, serta siapa saja yang dapat Rp600 ribu.</p>

Bantuan PKH 2025 resmi diumumkan. Ketahui daftar penerima, mulai dari anak sekolah hingga korban HAM berat, serta siapa saja yang dapat Rp600 ribu.

SOKOGURU - Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2025 resmi diumumkan Kementerian Sosial (Kemensos).

Dalam program ini, hanya dua kategori Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mendapatkan bantuan sosial sebesar Rp600 ribu per tiga bulan, yaitu lanjut usia dan penyandang disabilitas berat.

PKH merupakan salah satu program perlindungan sosial yang rutin disalurkan pemerintah untuk membantu masyarakat rentan.

Tujuannya adalah mengurangi beban ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat.

Kemensos menetapkan sejumlah kategori penerima PKH pada tahun 2025. Setiap kategori memiliki nominal bantuan berbeda sesuai kebutuhan spesifik masing-masing kelompok.

Fokus pada Dua Kategori Khusus

Dalam pengumuman terbaru, Kemensos menegaskan hanya lanjut usia dan penyandang disabilitas berat yang menerima bantuan Rp600 ribu per tiga bulan.

Kedua kelompok ini dianggap membutuhkan perhatian ekstra karena keterbatasan dalam aktivitas sehari-hari.

Rincian Bantuan untuk Anak Sekolah

Bantuan bagi anak sekolah tetap disalurkan dengan nominal bervariasi. Untuk tingkat SD, bantuan diberikan sebesar Rp225 ribu per tiga bulan.

Sementara itu, anak SMP menerima Rp375 ribu, dan anak SMA mendapatkan Rp500 ribu.

Dukungan untuk Anak Usia Dini dan Ibu Hamil

Selain anak sekolah, Kemensos juga menyalurkan PKH untuk anak usia dini serta ibu hamil.

Kedua kategori ini mendapatkan bantuan Rp750 ribu per tiga bulan, sebagai upaya mendukung tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu.

Bantuan bagi Korban HAM Berat

Kategori khusus lain adalah korban pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat.

Kelompok ini menerima nominal bantuan terbesar dalam PKH 2025, yakni Rp2,7 juta per tiga bulan.

Data Resmi dari Kemensos

Kemensos menegaskan bahwa rincian bantuan ini bersifat resmi dan telah ditetapkan untuk periode 2025.

Dengan demikian, masyarakat diharapkan memahami perbedaan nominal yang diterima tiap kategori KPM.

Adanya perbedaan nominal bantuan PKH dinilai dapat memberikan dampak signifikan bagi kelompok masyarakat rentan.

Bantuan ini diharapkan mampu meringankan kebutuhan pokok sekaligus meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan.

PKH bukan hanya sekadar bantuan finansial, melainkan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat jaring pengaman sosial.

Program ini menjadi instrumen penting dalam menekan angka kemiskinan di Indonesia.

Kemensos berharap penyaluran PKH 2025 berjalan tepat sasaran. “Dengan penyaluran yang tepat, manfaat PKH bisa benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang paling membutuhkan,” ujar perwakilan Kemensos.

Masyarakat juga diimbau aktif mencari informasi resmi terkait PKH 2025 agar tidak mudah terpengaruh isu hoaks.

Informasi detail mengenai jadwal penyaluran maupun teknis pencairan biasanya diumumkan langsung melalui kanal resmi Kemensos.

PKH 2025 menunjukkan arah kebijakan pemerintah yang semakin fokus pada perlindungan kelompok rentan. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan inklusif dan berkeadilan.

Dengan berbagai kategori yang telah ditetapkan, PKH 2025 diharapkan mampu menjadi bantalan sosial bagi keluarga prasejahtera.

Bagaimana menurut Anda, apakah nominal bantuan ini sudah sesuai kebutuhan masyarakat saat ini? (*)