SOKOGURU - Kabar gembira datang bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), yang kini dikenal sebagai penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI masih terus menyalurkan bantuan sosial di awal Juli 2025 ini, termasuk penebalan bansos sebesar Rp400 ribu untuk KPM yang sebelumnya belum mendapatkan pencairan.
Penyaluran bantuan sosial PKH dan BPNT menjadi harapan besar bagi masyarakat penerima manfaat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Program ini tidak hanya memberikan bantuan tunai, tetapi juga memperkuat daya beli masyarakat.
Untuk itu, informasi mengenai batas akhir pencairan bantuan menjadi sangat penting agar tidak ada yang tertinggal.
Penyaluran bansos susulan masih berlangsung dan akan ditutup pada 17 Juli 2025.
Tanggal tersebut menjadi batas akhir pencairan bagi KPM yang sebelumnya belum menerima bantuan.
Baca Juga:
Pastikan Anda mengetahui jalur pencairan apakah melalui KKS atau kantor pos.
Kementerian Sosial menggandeng PT Pos Indonesia serta bank-bank Himbara seperti BNI, Mandiri, BRI, dan BTN untuk mempercepat pencairan.
Penerima yang menggunakan KKS dapat memeriksa saldo rekeningnya secara berkala.
Sementara itu, KPM yang menerima melalui POS akan mendapatkan undangan resmi dari pendamping atau petugas desa setempat.
Bagi yang belum menerima dana bantuan, sangat disarankan untuk segera melakukan pengecekan.
Anda bisa memverifikasi melalui akun pendamping PKH, operator SIKS-NG di tingkat desa, atau menghubungi langsung Dinas Sosial kabupaten/kota.
Menunda pengecekan hanya akan meningkatkan risiko kehilangan hak atas bantuan yang semestinya bisa Anda terima.
Saat ini, masih banyak KPM yang tercatat dalam status SPM (Surat Perintah Membayar), yang artinya dana sedang dalam proses dan akan segera dikirimkan ke rekening masing-masing.
Selain pencairan reguler, pemerintah juga masih menyalurkan bantuan penebalan sebesar Rp400.000 kepada KPM yang telah diverifikasi.
Dana ini ditransfer ke rekening KKS di bank Himbara bagi mereka yang dinyatakan layak.
Hingga tanggal 9 Juli 2025, beberapa penerima di wilayah seperti Jawa Tengah mengonfirmasi bahwa dana Rp400 ribu telah masuk ke rekening mereka.
“Alhamdulillah, hari ini saldo Rp400 ribu masuk ke KKS saya di Bank Mandiri,” ujar seorang KPM di Jawa Tengah.
Namun, ada catatan bahwa intensitas pencairan dana mulai melambat dibanding hari-hari sebelumnya.
Oleh karena itu, KPM diminta untuk tetap rutin mengecek rekening atau status bantuan, tetapi tidak terlalu sering agar tidak membebani sistem.
Bagi penerima yang statusnya masih aktif di SIKS-NG dan terdata dalam SPM, besar kemungkinan dana akan tetap cair.
Namun, jika status sudah masuk kategori exclude atau desil 6, maka penerima kemungkinan telah dikeluarkan dari daftar penerima aktif.
Proses validasi sangat penting agar Anda tetap terdaftar sebagai penerima bansos.
Jangan sampai status Anda tidak diperbarui, sehingga membuat bantuan gagal cair.
Selama masih tercatat di sistem SIKS-NG, harapan bantuan tetap ada.
Tips Aman Terima Bansos Juli 2025
Agar tidak terlewat, pastikan Anda:
- Mengecek status bantuan melalui akun pendamping sosial.
- Menunggu undangan resmi dari kantor pos.
- Memeriksa saldo KKS secara berkala.
- Memastikan masih tercatat aktif dalam sistem SIKS-NG.
Baca Juga:
“Jika status masih aktif dan dana tersedia, bantuan pasti akan tersalurkan,” jelas seorang pendamping sosial di Kalimantan Timur.
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, sebarkan informasi ini ke sesama KPM agar tak ada yang tertinggal kabar penting. Pastikan bantuan ini tidak lewat begitu saja. (*)