SOKOGURU - Mendekati bulan suci Ramadan 2026, banyak anak muda mulai melirik peluang usaha sampingan yang menjanjikan namun tetap fleksibel dijalankan.
Siapa sangka, bisnis yang relevan buat usia 16–35 tahun justru datang dari hal yang kelihatannya simpel dan hanya bermodalkan gadget saja.
Mengutip sumber dari akun Instagram @creativeuang berjudul: "Bisnis Terbaik yang Bisa Anda Mulai di usia 16-35", produk digital jadi pilihan utama.
Tren ini sangat cocok bagi pelaku UMKM pemula yang ingin memanfaatkan momentum tingginya aktivitas online masyarakat selama bulan puasa nanti.
Baca Juga:
Dulu mungkin banyak yang berpikir kalau bisnis itu harus punya modal besar, stok barang banyak, hingga ribet mengurus urusan pengiriman yang melelahkan.
"Sampai akhirnya aku kenal bisnis produk digital. Dan sejak itu, sudut pandangku berubah," ungkap narasi dalam unggahan yang viral di media sosial tersebut.
Alasan utamanya adalah modal yang relatif terjangkau karena produk digital biasanya dibuat berdasarkan skill, pengalaman, atau pengetahuan yang kita miliki.
Sobat sokoguru.id tidak perlu lagi memikirkan sewa gudang atau manajemen stok fisik yang seringkali menjadi kendala utama bagi para pelaku usaha kecil.
Hebatnya lagi, bisnis ini bisa dijalankan dari mana saja, asalkan ada handphone atau laptop yang terhubung dengan koneksi internet yang stabil.
Model kerja seperti ini sangat pas untuk pelajar, mahasiswa, hingga pekerja kantoran yang sedang berburu penghasilan tambahan atau income baru.
Berbeda dengan jasa yang harus menukar waktu dengan uang, produk digital punya keunggulan unik yaitu sekali bikin, bisa dijual berkali-kali secara otomatis.
Produk digital tersebut bisa dipakai ulang tanpa harus membangun dari nol lagi, sehingga lebih efisien bagi Anda yang punya jadwal harian padat.
Baca Juga:
Pasar yang tersedia pun sangat luas, mulai dari penjualan e-book panduan ibadah, template desain ucapan Ramadan, hingga preset foto estetik.
Apalagi saat ini banyak pelaku UMKM yang butuh solusi praktis dan cepat untuk mempercantik tampilan promosi dagangan mereka di media sosial.
Skala bisnisnya pun bisa dimulai secara bertahap, mulai dari yang kecil sambil belajar merespons keinginan pasar sebelum akhirnya dikembangkan pelan-pelan.
Intinya, bisnis produk digital bukan soal cara cepat kaya, tapi soal bagaimana membangun aset digital yang bisa terus berkembang di masa depan.
Tertarik mencoba peruntungan di dunia digital menjelang Ramadan ini? Mulailah riset kecil-kecilan mengenai kebutuhan apa yang paling dicari oleh orang-orang.
Apakah Anda ingin saya carikan ide produk digital spesifik yang paling laku untuk membantu promosi UMKM di bulan Ramadan nanti? (*)