SOKOGURU - Fluffy Chocolate Dome: Ide Bisnis Viral Buat Cuan Ramadan.
Lagi asyik scrolling sambil nunggu jam buka puasa, eh kepikiran pengen punya Ide Bisnis UMKM yang nggak biasa?
Momen Puasa Ramadan ini emang paling pas buat nge-list ide bisnis kue lebaran yang unik biar nggak cuma jualan nastar atau kastengel yang itu-itu aja.
Bayangin deh, ada kue bentuk kubah yang teksturnya super jiggly dan lumer di mulut.
VIDEO MENARIK UNTUK ANDA!
Namanya Fluffy Chocolate Dome, dessert estetik yang lagi naik daun dan punya potensi besar buat jadi primadona baru di meja tamu saat hari raya nanti.
Nah, bicara soal kue unik ini, ada referensi menarik dari akun TikTok @edukm.id dengan konten berjudul "ada yang udah pernah coba kue tuing-tuing ini?".
Video tersebut sudah mencapai 54.5K Views, 996 Likes, 23 Comments, dengan Duration 1m 14s.
"Ide bisnis dengan modal kurang dari 10 juta unik banget dan cocok jadi IDE bisnis Lebaran nanti ini namanya fluffy chocolate dome cake."
Sekilas kue ini kelihatan simpel, tapi bentuk kubahnya bikin kesan premium yang kuat banget. Di Jepang, model kue begini bukan cuma sekadar dessert, tapi sudah jadi konten viral dan oleh-oleh yang paling dicari pelancong.
Target marketnya juga luas banget, mulai dari anak skena pecinta kuliner unik sampai kafe-kafe hits. Kamu bisa banget masukin menu ini ke coffee shop yang pengen tampil beda atau buka sistem pre-order (PO).
"Target market-nya jelas anak muda pecinta dessert pemburu kuliner unik sampai kafe atau coffee Shop yang mau menu beda."
Untuk urusan lapak, kamu nggak perlu bingung karena kue ini cocok dijual di area ramai atau pop-up booth. Bahkan kalau mau main aman dari rumah pun tetap oke banget lewat skema PO hampers Lebaran.
Baca Juga:
Soal modal awal, ternyata cukup ramah di kantong lho, terutama buat kamu yang baru mau mulai startup kuliner. Skala rumahan bisa dimulai dengan modal di bawah Rp10 juta saja untuk semua perlengkapannya.
"Modal itu sudah termasuk cetakan dom mixer kompor atau oven bahan baku dan kemasan."
Dengan modal segitu, kamu sudah bisa punya alat tempur lengkap mulai dari cetakan khusus, mixer, sampai kemasan cantik. Harga jual di pasaran sendiri cukup menjanjikan, berkisar antara Rp25.000 sampai Rp40.000 per piece.
Coba deh kita hitung tipis-tipis; kalau sehari laku 30 pieces saja dengan harga Rp30.000, omzet harian kamu sudah menyentuh angka Rp900.000. Kalau konsisten sebulan, angkanya bisa tembus puluhan juta!
"Kalau sehari laku 30 pieces aja dengan harga 30.000 omset harian bisa tembus 900.000 dalam sebulan potensi omsetnya bisa puluhan juta."
Apalagi kalau kamu jago branding dan bikin kemasannya kelihatan mahal, orang nggak bakal ragu buat beli. Kue ini beneran punya peluang besar buat naik kelas jadi hampers sultan yang dicari banyak orang.
Gimana, tertarik buat eksekusi ide ini sebelum Ramadan berakhir? Bisnis kuliner yang punya nilai "visual" tinggi kayak gini biasanya lebih gampang viral di media sosial.
"Menurut kamu kue unik kayak gini bakal laku nggak kalau dijual di Indonesia tulis pendapatmu di kolom komentar." (*)
VIDEO TERKAIT!