SOKOGURU, JAKARTA- Perempuan telah menjadi inovator, wirausaha, dan penjaga nilai budaya yang telah ikut serta dalam memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ekonomi keluarga.
Selain itum, perempuan juga menggerakkan ekonomi daerah serta menghadirkan produk-produk yang adaptif berdaya saing dan berkelanjutan.
Hal itu disampaikan Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya saat membuka resmi pameran Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.
“Tema Exploring and Celebrating Womenpreneurs in Craft yang diangkat ini sekaligus menegaskan komitmen bersama yang mendorong ekosistem kriya inklusif, berkeadilan serta terbuka bagi peran dan kepemimpinan perempuan dalam pengembangan ekonomi kreatif,” ujarnya. Dalam sambutannya, Menteri Riefky mengapresiasi Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) selaku penyelenggara Inacraft 2026.
Baca juga: Merayakan Peran Womenpreneurs di Balik Kriya Nusantara, Inacraft 2026 Digelar 4-8 Februari 2026
Menurutnya, Inacraft bukan sekadar pameran sejak diselenggarakan pertama kali pada 1999, melainkan telah menjadi ruang strategis subsektor kriya Indonesia, tempat bertemunya tradisi dengan inovasi, kekayaan budaya dan pasar serta perajin dengan jejaring baik nasional maupun global.
“Oleh karena itu atas nama pemerintah saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Asephi sebagai penyelenggara pameran terbesar di regional Asia Tenggara. Kami turut bangga atas konsistensi Asephi dalam menjaga kualitas dan reputasi Inacraft selama lebih dari dua dekade,” imbuhnya.
Riefky menyoroti tema Exploring and Celebrating Womenpreneurs in Craft yang diusung Inacraft 2026 menjadi refleksi akan peran strategis perempuan dalam subsektor kriya di tanah air.
Baca juga: Di Inacraft Oktober 2025, UMKM Binaan Pertamina Membuahkan Hasil Gemilang, Raup Omzet Rp4,7 Miliar
Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, wakil menteri UMKM Helvi Yuni Moraza, wakil Menteri Kebudayaan Giring, Pendiri Asephi Abdul Latif, dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda Gibran, serta perwakilan dari sejumlah Kedutaan Besar negara-negara sahabat.
Lebih lanjut, Menteri Ekraf, Subsektor kriya memiliki posisi yang sangat strategis bagi pengembangan ekonomi kreatif Indonesia. Berdasarkan data badan Pusat Statistik (BPS) 2025 sepanjang Januari hingga November nilai ekspor ekonomi kreatif Indonesia didominasi oleh fesyen dan kriya sebagai dua kontributor utama.
“Subsektor fesyen mencapai nilai ekspor USD16,3 miliar diikuti oleh kriya sebesar USD12,03 miliar. Kontribusi dua subsektor itu jadi penggerak perdagangan dan nilai tambah ekonomi nasional.
Baca juga: Inacraft 2025 Panggung Kerajinan Nusantara dengan Spirit Ramah Lingkungan, tidak Cuma Jual Produk
Kementerian Ekonomi Kreatif, lanjut Riefky, melalui pendekatan hexahelix terus berkimitmen mengambil peran dalam penguasaan SDM, peningkatan kualitas desain, dan inovasi produk, fasilitasi kemanfaatan teknologi digital, perlindungan kekayaan intelektual, dan perluasan akses pasar nasional dan internasional.
Menteri Ekraf juga bersyukur dan bangga komitmen bersama tercermin kuat dalam penyelenggaraan Inacraft sebagai ruang promosi, edukasi, kurasi, kolaborasi lintas pemangku kepentingan.
Inacraft award
Riefky juga menyambut baik penambahan dua kategori baru dalam program Inacraft Award. Pertama, Inacraft Digital Excellent Award sebagai apresiasi bagi peserta Inacraft dan anggota Asephi yang berhasil mengintegrasikan teknologi digital secara inovatif dan pengembangan bisnis kerajinan.
Kedua, Inacraft Womenpreneur Award sebagai bentuk apresiasi bagi perempuan pelaku usaha kriya berprestasi mendorong inovasi dan daya saing produk sekaligus mengangkat peran perempuan dalam pelestarian budaya dan penguatan ekonomi kreatif.
“Ini menjadi inspirasi bagi lahirnya lebih banyak womenpreneur unggul di seluruh Indonesia. Untuk itu kami berharap Inacraft mampu terus sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong kriya indonesia yang berdaya saing, dan berkarakter,” pungkas Riefky.
Pembukaan pameran ke-26 Inacraft diawali dengan tarian kemudian pegelaran busana Eka majid dari Sulawesi Selatan, Anantari by Resky Noviana dari Yogyakarta dan Hasandra Indonesiaa by Fanti Nurvita dari Kalimantan Timur.
Peresmian pembukaan Inacraft ditandai dengan pemukulan alu secara bersama para menteri.
Sebelumnya, Ketua Umum Asephi, Muchsin Ridjan, mengatakan, diangkatnya tema perempuan mau menegaskan komitmen untuk menjadi sarana promosi produk kerajinan lokal unggulan yang inovatif dan berkualitas.
“Semua itu untuk memperkuat pasar domestik sekaligus membuka akses ke pasar global sebagai komoditas ekspor, sejalan dengan upaya membangkitkan kembali semangat UMKM kerajinan di Indonesia,” ujarnya.
Muchsin juga mengatakan rencana penyelenggaraan Inacraft di Yogyakarta pada Juli 2026. (Ros/SG-1)