SokoBisnis

KUR BSI 2025: Solusi Pinjaman UMKM Syariah Tanpa Bunga dan Jaminan, Plafon Hingga Rp500 Juta

Mau modal usaha halal tanpa riba? KUR BSI 2025 solusinya! Pinjaman hingga Rp500 juta dengan syarat mudah. Simak tabel angsuran dan cara daftar di sini.

By Ratu Putri Ayu  | Sokoguru.Id
10 Juli 2025
<p>Suasana layanan nasabah di kantor cabang Bank Syariah Indonesia untuk pengajuan KUR UMKM.</p>

Suasana layanan nasabah di kantor cabang Bank Syariah Indonesia untuk pengajuan KUR UMKM.

SOKOGURU - Bagi pelaku UMKM yang sedang mencari pembiayaan tanpa bunga, tanpa riba, dan tanpa agunan, Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Syariah Indonesia (BSI) tahun 2025 hadir sebagai jawaban.

 

Dengan plafon pinjaman mencapai Rp500 juta, program ini menawarkan solusi keuangan berbasis prinsip syariah yang cocok untuk usaha kecil hingga menengah.

 

Bank Syariah Indonesia (BSI) kembali meluncurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2025 sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan UMKM di Indonesia.

Dengan landasan syariah, program ini menghindari unsur bunga dan riba, serta tidak mewajibkan agunan untuk pengajuan tertentu.

 

Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pelaku usaha yang mencari pinjaman halal dan transparan.

 

Program KUR BSI 2025 menyediakan tiga jenis pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan kapasitas bisnis.

 

KUR Super Mikro ditujukan bagi wirausaha pemula dengan pinjaman maksimal Rp10 juta.

Bagi usaha yang sudah berjalan stabil, tersedia KUR Mikro dengan plafon lebih dari Rp10 juta hingga Rp100 juta.

 

Sedangkan untuk bisnis yang telah berkembang, KUR Kecil menawarkan pinjaman hingga Rp500 juta guna mendukung ekspansi.

 

Melansir dari laman resmi BSI, KUR BSI tahun ini memiliki skema pembiayaan yang fleksibel.

 

Nasabah bisa memilih jangka waktu cicilan sesuai kemampuan keuangan, mulai dari 12 bulan hingga 60 bulan.

 

Tingkat angsuran pun disesuaikan dengan besar pinjaman, menjadikan program ini sangat adaptif terhadap kondisi keuangan pelaku usaha.

Untuk mengajukan pinjaman, calon debitur hanya perlu memenuhi beberapa syarat dasar seperti: berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), berusia minimal 21 tahun atau telah menikah, dan memiliki usaha yang telah berjalan minimal enam bulan.

 

Dokumen yang diperlukan pun tergolong sederhana, seperti fotokopi KTP, KK, legalitas usaha, serta dokumen agunan jika diperlukan.

 

Pengajuan KUR BSI 2025 dapat dilakukan secara langsung ke kantor cabang terdekat atau secara online melalui aplikasi Salam Digital.

 

Dalam aplikasi tersebut, nasabah cukup mengisi formulir registrasi, mencantumkan email, lokasi, dan mengklik tombol ‘Ajukan’.

 

Setelah data diterima, customer service BSI akan menghubungi untuk proses lebih lanjut.

KUR BSI Syariah menyediakan simulasi angsuran berdasarkan plafon pinjaman dan tenor cicilan.

 

Sebagai contoh, untuk pinjaman Rp10 juta, cicilan per bulan berkisar antara Rp183 ribu hingga Rp850 ribu tergantung jangka waktu.

 

Sementara pinjaman Rp50 juta memiliki angsuran bulanan dari Rp916 ribu hingga Rp4,25 juta. Transparansi ini memudahkan calon debitur dalam merencanakan keuangan.

 

BSI menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan UMKM dengan menghadirkan produk pembiayaan yang sesuai prinsip syariah.

 

Melalui KUR 2025, BSI tidak hanya menyediakan akses modal tetapi juga memberi rasa aman dan nyaman bagi pelaku usaha karena tidak memberatkan dengan bunga atau agunan.

Program seperti KUR BSI 2025 tidak hanya membantu pelaku usaha tetapi juga mendukung pertumbuhan ekosistem ekonomi syariah nasional.

 

Dengan memperluas jangkauan pembiayaan halal, BSI turut berperan dalam menciptakan keseimbangan antara aspek keuangan dan nilai keagamaan dalam dunia usaha.

 

Program ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah.

 

Dukungan terhadap program KUR berbasis syariah ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pembiayaan kepada pelaku UMKM yang ingin berkembang tanpa meninggalkan prinsip-prinsip religius.

 

Melalui platform digital seperti Salam Digital, BSI menunjukkan kesiapan transformasi pelayanan ke arah digital.

Kemudahan akses layanan keuangan ini sangat penting bagi pelaku UMKM di era teknologi, apalagi banyak dari mereka yang sudah melek digital dan ingin proses pengajuan yang efisien.

 

KUR BSI 2025 tak sekadar soal pembiayaan. Program ini menjadi langkah awal membentuk kemandirian finansial bagi UMKM, sekaligus menghindarkan dari praktik pinjaman konvensional yang berisiko tinggi.

 

Dengan dukungan dana berbasis syariah, pelaku usaha bisa tumbuh tanpa rasa khawatir.

 

Dengan berbagai kemudahan, plafon besar, dan proses syariah, KUR BSI 2025 adalah peluang emas bagi pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usaha tanpa beban bunga atau agunan. (*)