SOKOGURU - Strategi Baru KUR BRI 2025: Dorong UMKM Naik Kelas. Kabar gembira buat UMKM! KUR BRI 2025 kembali dibuka. Cek cara daftar, dokumen NIB, dan simulasi tenor 5 tahun agar angsuran bulanan tetap aman bagi arus kas.
Program KUR BRI 2025 kembali jadi tumpuan pelaku usaha. Inisiatif ini krusial demi menjaga napas bisnis kerakyatan agar tetap tumbuh di tengah pasar.
Data Kemenkop UMKM mengungkap sektor ini donatur 62% PDB nasional. Penyerapan kerja capai 97%, bukti vitalnya peran UMKM bagi stabilitas ekonomi kita.
BRI mendominasi lewat porsi penyaluran nasional di atas 60%. Hingga November 2023, kucuran dana tembus Rp163 triliun bagi jutaan pengusaha mikro.
Klasifikasi Layanan Kredit
"Mengacu pada penjelasan Grup Head Microbisnis Development BRI, KUR BRI saat ini terbagi menjadi:"
1. KUR Mikro Modal hingga Rp100 juta. Target utamanya adalah pebisnis pemula yang ingin ekspansi skala produksi secara bertahap namun tetap terukur.
2. KUR Kecil Plafon mulai Rp100 juta hingga Rp500 juta. Skema ini dirancang khusus bagi entitas usaha yang siap melakukan akselerasi atau sudah naik kelas.
3. KUR Super Mikro Batas kredit Rp10 juta. Program ini direncanakan kembali aktif pada 2026 mendatang dengan penerapan skema pengawasan yang jauh lebih ketat.
Simulasi Cicilan dan Tenor
Daftar angsuran 2025 terhitung kompetitif bagi arus kas. Struktur bunga rendah memastikan beban bulanan tidak mengganggu biaya operasional harian.
Plafon Rp10 Juta: Tenor 12 bulan sekitar Rp860 ribu, sementara durasi 24 bulan hanya Rp443 ribu. Solusi tepat untuk modal kerja ringan.
Plafon Rp50 Juta: Cicilan 36 bulan di angka Rp1,52 juta. Jika mengambil 60 bulan, pengusaha cukup mengalokasikan dana Rp966 ribu saja.
Plafon Rp100 Juta: Tenor 5 tahun dipatok Rp1,93 juta. Angka ini cukup realistis bagi usaha yang memiliki omzet stabil di level menengah.
Plafon Rp500 Juta: Untuk investasi besar, cicilan 60 bulan berada di Rp9,66 juta. Skema tenor panjang ini menjaga likuiditas tetap aman.
Baca Juga:
Syarat dan Prosedur Pengajuan
Akses pembiayaan terbuka bagi UMKM yang sudah beroperasi 6 bulan. Syarat mutlaknya adalah belum pernah mengambil kredit modal kerja komersial.
Fasilitas ini tertutup bagi ASN, TNI, dan Polri. Dokumen wajib meliputi KTP, KK, serta NIB. NPWP hanya diminta untuk pinjaman di atas Rp50 juta.
Proses verifikasi di BRI kini jauh lebih ramping. Pasca survei lapangan, persetujuan biasanya rampung dalam 2-3 hari kerja berkat sistem digital.
Efisiensi layanan ini menempatkan BRI sebagai mitra finansial utama. Kecepatan pencairan menjadi nilai tambah bagi pelaku usaha yang butuh momentum. (*)