Sedot Triliunan Rupiah Dana Desa, kenapa Koperasi Desa Merah Putih Belum Terlihat?

Progres fisik Koperasi Merah Putih sudah 50 persen! Menkop Ferry optimis 80 ribu gerai tuntas di 2026 demi perkuat ekonomi desa. Ada apotek hingga klinik desa!

Author Oleh: Ratu Putri Ayu
13 Maret 2026
<p>Tak cuma jual sembako, Koperasi Merah Putih sediakan armada logistik listrik desa untuk arus barang. Menkop Ferry Juliantono kejar target 80.000 gerai tahun ini.</p>

Tak cuma jual sembako, Koperasi Merah Putih sediakan armada logistik listrik desa untuk arus barang. Menkop Ferry Juliantono kejar target 80.000 gerai tahun ini.

Target 80 Ribu Gerai, Menkop Ferry Juliantono Optimis Koperasi Merah Putih Rampung 2026

SOKOGURU, JAKARTA — Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, melaporkan progres pembangunan fisik Koperasi Merah Putih (KMP) telah mencapai 50 persen per Februari 2026. 

Targetnya, sebanyak 27.000 gerai tahap awal akan tuntas berdiri pada April mendatang.

Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memasang target ambisius. 

Hingga akhir tahun 2026, total 80.000 gerai Koperasi Merah Putih diproyeksikan tersebar di seluruh Indonesia guna memperkuat ekonomi desa.

YouTube

Kejar Target April 2026

Ferry menjelaskan bahwa saat ini proses konstruksi 27.000 gerai sedang berlangsung intensif. 

Ia mengakui keberadaan KMP memang belum terlihat masif di tengah masyarakat jika dibandingkan ritel modern seperti Alfamart atau Indomaret.

"Persentase penyelesaian sekarang sudah ada yang di atas rata-rata 50 persen sih. Harapannya nanti Maret atau April 27.000 yang dibangun di tahap awal sudah selesai fisiknya," ujar Ferry dalam keterangannya.

YouTube

Fasilitas Lengkap di Desa

Gerai KMP tidak hanya sekadar toko kelontong. Nantinya, setiap titik akan memiliki empat pilar layanan utama: unit sembako ritel modern, apotek dan klinik desa, lembaga keuangan mikro, serta pusat logistik berbasis listrik.

Infrastruktur listrik disiapkan untuk memperlancar arus barang dari dan ke desa. 

Selain empat layanan utama tersebut, koperasi desa diberikan keleluasaan mengembangkan bisnis lokal seperti sektor kuliner hingga kerajinan tangan.

YouTube

Rekrut 8.000 Anak Muda

Selain fisik, pemerintah fokus pada modernisasi manajemen. Kemenkop merekrut 8.000 asisten pendamping yang disebut "Bisnis Asisten" untuk melatih pengelola koperasi di daerah agar melek teknologi dan sistem digital.

"Sekarang koperasi sedang pararel melatih pengurus dan pengelola koperasi supaya nggak jadul juga. Modul pelatihannya kita libatkan anak-anak muda, kita rekrut 8.000 BTS Asisten," tambah Ferry Juliantono.

Ekspansi 80 Ribu Titik

Setelah fase 27.000 gerai rampung pada April, pemerintah akan melanjutkan pembangunan tahap berikutnya. 

Presiden Prabowo menjadwalkan penambahan jumlah gerai yang selesai pada Juli mendatang hingga mencapai target final tahun ini.

"Harapannya April 27.000 itu bangunan fisik, orangnya, dan sistemnya sudah siap bisnis. Nanti bertahap berikutnya, insya Allah bisa 80.000-an koperasi desa selesai bangunan fisiknya tahun ini," pungkasnya. (*)